Dukung Total Revalidasi Geopark Dunia, ASITA Kabupaten Sukabumi Tampilkan Kelas dan Budaya Lokal

BERITAUSUKABUMI.COMDPC ASITA Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung Revalidasi Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) yang berlangsung pada 30 Juni hingga 4 Juli 2025.

Dukungan ini tidak sebatas formalitas, melainkan keterlibatan menyeluruh mulai dari konsep hingga teknis lapangan.

Ketua DPC ASITA Kabupaten Sukabumi, Toni Suntara, ST, menyampaikan bahwa pihaknya dipercaya langsung oleh Badan Pengelola CPUGGp untuk menyusun itinerary kegiatan, mendesain acara pembukaan dan penutupan, hingga menangani semua kebutuhan logistik para evaluator dari UNESCO.

Bacaan Lainnya

“Kami terlibat sejak tahap perencanaan hingga eksekusi di lapangan. Semua dirancang dengan standar tinggi untuk menampilkan kesiapan dan profesionalisme Geopark Ciletuh-Palabuhanratu,” ujar Toni, Jumat (4/7/2025).

Agenda revalidasi dirancang dengan sentuhan budaya Sunda yang kental. Acara pembukaan digelar di Pendopo  Sukabumi, menampilkan kesenian lokal, sementara acara penutupan diselenggarakan secara elegan di Hotel Grand Inna Samudera Beach, lengkap dengan konferensi pers resmi.

Dalam urusan transportasi, ASITA menyediakan kendaraan grand luxury untuk mobilitas evaluator selama lima hari.

Tiket penerbangan internasional pulang-pergi dipesan dengan kelas menengah atas, termasuk perlindungan asuransi perjalanan. Kemudahan fast track immigration dan pengurusan e-VOA (Visa on Arrival) juga disiapkan secara profesional.

“Kami mengemas semua layanan dengan prinsip hospitality lokal yang hangat dan efisien, tanpa mengabaikan standar internasional,” tambah Toni.

Sosok Uzie menjadi kunci kelancaran pelaksanaan revalidasi. Sebagai liaison officer (LO), Uzie menangani semua kebutuhan teknis: konsumsi, akomodasi, protokol, bahkan kebutuhan personal evaluator. Ia berperan sebagai penghubung utama antara panitia lokal dan perwakilan UNESCO.

“Peran LO sangat strategis. Uzie sukses menjalankan tugasnya secara teliti dan profesional,” puji Toni.

ASITA menegaskan bahwa keterlibatan mereka bukan sekadar mendukung acara, tapi menjadi bagian dari upaya besar mempromosikan Sukabumi sebagai destinasi unggulan di kancah internasional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Geopark Ciletuh-Palabuhanratu bukan hanya unggul secara geologi, tapi juga luar biasa dalam pelayanan dan keramahtamahan. Ini momentum penting untuk citra pariwisata Sukabumi di mata dunia,” tutup Toni.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *