BERITAUSUKABUMI.COM-Kondisi bangunan ruang belajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sukabumi masih cukup memprihatinkan.
Data Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi mencatat masih ada ribuan ruang kelas masih mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga rusak berat.
Berdasarkan data terbaru Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, kondisi ruang kelas SDN di Kabupaten Sukabumi terdiri dari, Rusak ringan 2.517 ruang kelas, Rusak sedang 2.969 ruang kelas, dan Rusak berat ada 952 ruang kelas.
Sedangkan bangunan ruang kelas dengan kondisi baik ada 1.977 ruang kelas Jumlah tersebut menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah pemerintah daerah dalam memperbaiki sarana pendidikan dasar.
Sementara untuk jenjang SMP Negeri, kondisi bangunan tercatat dengan Rusak ringan ada 913 ruang kelas, Rusak sedang 933 ruang kelas dan Rusak berat yakni 162 ruang kelas.
Dari total ruang kelas yang ada, hanya sebagian kecil yang berada dalam kondisi benar-benar baik. Sementara sisanya masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengatakan kondisi ruang kelas di wilayah Kabupaten Sukabumi bersifat dinamis mengingat jumlah satuan pendidikan yang sangat banyak dan tersebar di berbagai kecamatan.
“Meski rehabilitasi terus dilakukan setiap tahun, persentase ruang kelas yang kondisinya benar-benar baik masih jauh dari angka 100 persen,” ujar Herdiawan kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Jumat (17/4/2026).
Herdiawan menegaskan, kerusakan ringan sekalipun tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi bangunan dapat semakin memburuk dan berpotensi membahayakan siswa maupun tenaga pendidik.
“Kerusakan yang diabaikan tentu akan menjadi lebih parah jika tidak segera ditangani,” tegasnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan terus menyiapkan program rehabilitasi secara bertahap.
“Perbaikan akan dilakukan melalui berbagai sumber pendanaan, di antaranya, APBD Kabupaten Sukabum, Bantuan Provinsi Jawa Barat serta Program Revitalisasi dari Kemendikdasmen,”papar Herdiawan.
Langkah ini diharapkan kata Herdiawan mampu mempercepat penanganan sekolah rusak dan menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, serta layak bagi para siswa di Kabupaten Sukabumi.





