BERITAUSUKABUMI.COM – Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, melaporkan realisasi penyerapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 9 Maret 2026 telah mencapai Rp44 triliun.
Angka tersebut setara dengan sekitar 13,1 persen dari total alokasi anggaran program MBG dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang mencapai Rp335 triliun.
Suahasil menjelaskan, program prioritas pemerintah ini terus berjalan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Hingga awal Maret 2026, program Makan Bergizi Gratis tercatat telah menjangkau sekitar 61,62 juta penerima manfaat.
“Pelaksanaan program tersebut didukung oleh 25.082 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah,”ungkap Suahasil dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
Keberadaan SPPG menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi makanan bergizi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pemerintah berharap program MBG mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan pelajar.
Selain itu, program ini juga diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka stunting sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.
“Dengan realisasi anggaran yang terus meningkat, pemerintah optimistis program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan maksimal hingga akhir tahun anggaran 2026,”pungkasnya.





