BERITAUSUKABUMI.COM – Viralnya tayangan video duel antar pelajar SMP di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, sempat membuat geger warga net dan masyarakat.
Menyikapi adanya video perkelahian pasangan pelajar, salah satu dari pihak sekolah SMP di Surade akhirnya memberikan klarifikasi secara resmi.
Salah satu Kepala sekolah yang terlibat perkelahian tersebut kepada wartawan menjelaskan, insiden yang melibatkan sejumlah siswa itu telah ditangani denganberbagai unsur secara bersama-sama.
“Insiden perkelahian pelajar yang sempat viral di media sosial itu sudah kami selesaikan dengan melibatkan semua pihak, ya termasuk orang tua siswa,” jelas Yulis Tiana Dewi, Kepala SMPN di Surade yang siswanya terlibat perkelahian, Rabu (1/10).
“Penyelesaian ini juga disaksikan langsung oleh Kapolsek Surade beserta jajaran, serta perwakilan guru dari sekolah terkait,” sambungnya .
Duel pelajar yang terekam dalam dua video berdurasi 18 detik dan satu menit itu melibatkan lima siswa dari dua sekolah di Surade dan satu sekolah di Kecamatan Cibitung. Dari pengakuan salah satu pelajar, perkelahian tersebut dipicu perbedaan almamater yang berujung tantangan duel.
Kasus tersebut telah diselesaikan pada Senin (29/9) dengan memanggil para siswa yang terlibat dan didampingi pihak sekolahnya. Penyelesaian dilakukan di salah satu SMP di Kecamatan Surade.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Surade kembali memanggil para siswa dan pihak sekolah pada Rabu (1/10). Pada pemanggilan kedua itu para pelajar yang terlibat diminta menandatangani surat pernyataan serta diberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sebelumnya diketahui dua video duel itu beredar luas di grup-grup WhatsApp dan media sosial lainnya.Dari informasi yang dihimpun, tempat kejadian perkelahian itu berada di dua lokasi, masing masing di Kampung Pasirbalay, Desa Jagamukti.
Sementara di Kampung Leuwikopo, Desa Kademangan, Kecamatan Surade, adu fisik tersebut terjadi pada waktu dan hari berbeda, yakni Kamis (25/9/2025) dan Jumat (26/9/2025) siang.*





