PPP Kabupaten Sukabumi Selidiki Kadernya Terkait Keributan di Acara Jalan Santai Dedi Mulyadi dan Iyos Soemantri

Fungsionaris DPC PPP Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana akan menyelidiki kebenaran salah seorang kader PPP yang disebut-sebut jadi penyusup dan biang keributan di acara jalan santai dan senam asik Harapan Baru Sukabumi/Jabar Istimewa.
AS pria yang diduga jadi biang keributan di acara jalan santai

beritausukabumi.com-Fungsionaris DPC PPP Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana akan menyelidiki kebenaran salah seorang kader PPP yang disebut-sebut jadi penyusup dan biang keributan di acara jalan santai dan senam asik Harapan Baru Sukabumi/Jabar Istimewa.

“Iya kita akan selidiki kebenarannya apakah betul dia kader kita (PPP) atau bukan, sebab apapun partainya tindakan seperti itu sangat tidak dibenarkan dan memalukan,”ujar Andri Hidayana dihubungi beritausukabumi.com, Senin (28/10/2024).

Namun, dari informasi sementara PAC PPP Palabuhanratu, menurut Andri yang bersangkutan memang sebelumnya pernah aktif di PPP dan sempat jadi relawan pemenangan Pasangan Calon Asep Japar-Andreas.

Bacaan Lainnya

“Laporan dari rekan-rekan PAC PPP Palabuhanratu yang bersangkutan memang pernah aktif di PPP dan pernah jadi bagian salah satu relawan pemenangan, tapi katanya sudah keluar dari kepengurusan dan tim pemenangan,”terang Andri Hidayana.

Andri pun memastikan, kendati partainya sudah mengusung dan mendukung Asep Japar-Andreas di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024, namun ada saja kader yang berbeda pilihan dengan keputusan partainya.

“Iya karena Pilkada itu bukan Pileg. Pilkada itu memilih figur bukan partai, jadi di PPP juga ada kader yang berbeda pilihan dengan keputusan partai. Di partai lain juga kemungkinan besar seperti itu ada kader yang tidak sama dalam pilihan di pilkada,”beber Andri.

Keikutsertaan pria yang diketahui berinisial AS di acara Jalan Santai dan Senam Asik yang dihadiri Cagub Jabar Dedi Mulyadi dan Cabup Sukabumi Iyos Soemantri itu atas inisiatif sendiri.

“Kalaupun yang bersangkutan masih jadi kader PPP dan ikut acara jalan santai, itu tentu atas inisiatif sendiri tidak ada arahan dari partai karena acara seperti itu terbuka untuk umum siapapun boleh ikut, termasuk keributan yang bersangkutan buat, tentu itu tindakan dia sendiri tidak membawa-bawa partai,”ungkapnya.

Andri Hidayana menyerahkan sepenuhnya ke aturan hukum yang berlaku jika AS terbukti melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan aturan hukum.

“Iya saya dapat info yang bersangkutan akan dilaporkan ke pihak kepolisian, silahkan itu hak pihak yang merasa dirugikan, tapi yang jelas kami tidak pernah menginstruksikan kepada semua kader PPP untuk melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan orang lain dan melawan hukum,”tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *