Laporan Dicabut, Kasus Preman Serang Rombongan Wayang Golek Diselesaikan Kekeluargaan

Dua komplotan preman kampung berinisial US (38) dan CP (26), yang menyerang dan menganiaya empat anggota grup seni Wayang Golek Giri Harja 3 Putra di Cianjur, sudah ditangkap pihak kepolisian setempat. Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, mengatakan pasca kejadian, anggota Polsek Naringgul dibantu anggota Koramil dan warga mengamankan kedua pelaku penganiayaan.
Preman yang menyerang crew Giri Harja 3 Putra minta maaf/foto:ist

BERITAUSUKABUMI.COM-Dua komplotan preman kampung berinisial US (38) dan CP (26), yang menyerang dan menganiaya empat anggota grup seni Wayang Golek Giri Harja 3 Putra di Cianjur, sudah ditangkap pihak kepolisian setempat.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, mengatakan pasca kejadian, anggota Polsek Naringgul dibantu anggota Koramil dan warga mengamankan kedua pelaku penganiayaan.

“Begitu kejadian langsung diamankan oleh anggota polsek, termasuk barang bukti berupa sebilah senjata tajam,kata Tono kepada wartawan, Sabtu (8/6/2024).

Sementara Aziz Jaul Ramdan, Manajer Giri Harja 3 Putra, mengatakan pihaknya telah mencabut laporan polisi dan memilih jalan kekeluargaan.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA :

Pulang Pentas di Ujung Genteng Sukabumi Rombongan Wayang Golek Diserang Preman Kampung

Menurut Aziz Jaul Ramdan, keputusan untuk mencabut laporan polisi diambil karena kasus ini bermula dari kesalahpahaman.

“Saya berpikir panjang juga, saya pikir ya udah lah kekeluargaan toh ini salah paham. Saya cabut laporan tanpa ada tekanan pihak manapun. Namun saya mau ada hitam di atas putih dengan mereka,” ujarnya.

Aziz juga mengaku terkejut karena insiden ini terekam dan menjadi viral, meskipun sudah ditangani oleh kepolisian.

BACA JUGA :

Kades Sukaresmi Bantah Status WhatsApp Pribadinya Ajak Sparing Duel Warga

“Sudah selesai kekeluargaan, secara pribadi mah. Cuma ini jadi viral. Jadi bagi yang ingin bersimpati kepada kami, tolong jangan melakukan tindakan yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Naringgul, Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, pada Kamis siang (6/6/2024). Akibat insiden tersebut, empat anggota grup seni tersebut mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangan.


editor : Irwan Kurniawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *