beritausukabumi.com-Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat ini pihaknya tengah fokus terhadap mengembangkan ketahanan pangan di wilayah selatan Sukabumi untuk menjadi kawasan percontohan sektor pangan yang akan diterapkan di seluruh Indonesia.
“Wilayah Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Kami akan kembangkan potensi pertanian di sini untuk menjadi wilayah percontohan,” kata Maruli saat meresmikan Dam Parit (bangunan konservasi air) sekaligus peninjauan Gudang Ketahanan Pangan Kostrad, di Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (23/9/2024).
Dam Parit Ciemas yang baru diresmikan Maruli Simanjuntak ditargetkan mampu mengairi 1200 hektare lahan sawah yang dikelola para petani setempat yang kini baru 600 hektare sawah siap tanam.
Menurutnya, krisis global membuat Indonesia harus mempersiapkan langkah antisipatif terhadap setiap dampak yang mungkin terjadi terkait keamanan dan stabilitas pangan. Terlebih, harga komoditas dunia juga kerap naik dan sangat mempengaruhi kondisi pasokan pangan di Indonesia. “Kita akan terus berupaya memiliki ketahanan pangan yang lebih baik, seperti halnya disini,” terangnya.
Oleh karena itu, pemangku kepentingan harus bersinergi dan berupaya memperkuat sumber daya yang dimiliki agar mampu memberi jaminan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya menginginkan masyarakat bisa bekerja di Hanpangan ini secara mandiri kedepannya. Bahkan, sampai titik darah penghabisan saya akan buat daerah ini menjadi daerah percontohan untuk seluruh Indonesia,”timpalnya.
Pengembangan kawasan Ketahanan Pangan yang digagas KSAD bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan tegas Maruli guna mendorong taraf perekonomian masyarakat petani semakin lebih baik. “Kekompakan kita semua akan mempengaruhi terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program ini,”pungkasnya.
Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman yang mendampingi kunjungan Maruli Simanjuntak menyebut lahan pertanian di Kecamatan Ciemas kerap mengalami kekeringan saat memasuki musim kemarau.
Dimana, produksi tanam padi hanya dilakukan satu kali sepanjang tahun. Namun dengan adanya Dam Parit yang disiasati TNI ini para petani bisa menanam dua hingga tiga kali tanam.
“Pemkab Sukabumi siap mendukung penuh upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Kami ucapkan terima kasih kepada Kasad TNI AD beserta jajaran atas pembangunan DAM Parit di Kecamatan Ciemas. Dan bersyukur Hanpangan ini sangat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,”ucapnya.





