Festival Layang-Layang Hias Tradisional Meriah Iman Adinguraha Harap Jadi Agenda Tahunan

Festival Layang-Layang Sukabumi resmi ditutup Wakil Bupati Andreas. DPR RI Iman Adinguraha berharap event ini jadi agenda tahunan untuk tarik wisatawan ke Sukabumi.
Anggota DPR RI Iman Adinguraha beri apresiasi festival layang-layang hias tradisional dan harap jadi event tahunan

BERITAUSUKABUMI.COM-Festival Layang-Layang Hias Tradisional yang digelar di pesisir Pantai Citepus Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi berlangsung meriah dan resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, pada Sabtu (13/9/2025).

Acara yang diinisiasi komunitas pemuda BLADES ini berhasil menyedot perhatian masyarakat sekaligus menjadi sarana hiburan yang penuh warna.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda tetap.

Bacaan Lainnya

“Festival ini sangat positif, bukan hanya melestarikan budaya dan kreativitas, tapi juga punya potensi besar menarik wisatawan, terutama ke kawasan wisata laut Sukabumi. Ke depan, kami ingin ini bisa menjadi event tahunan,” ujar Andreas dalam sambutannya.

Hal senada diungkapkan anggota DPR RIFraksi Partai Demokrat, Iman Adinguraha, yang turut menghadiri acara tersebut. Ia menilai, festival ini bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus ruang ekspresi anak muda.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Sukabumi yang menutup acara dengan penuh dukungan. Selamat juga untuk pemuda BLADES yang sudah sukses menyelenggarakan festival ini. Semoga tahun depan bisa lebih besar dan mendunia,” kata Iman Adinguraha.

Acara penutupan berlangsung meriah dengan pengumuman para juara. Para peserta yang menampilkan kreativitasnya dalam berbagai kategori layang-layang mendapat apresiasi dari panitia, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang hadir.

Iman juga memberikan selamat kepada para pemenang.

“Selamat untuk para juara, semoga prestasi ini memacu semangat generasi muda Sukabumi untuk terus berkarya,” tambahnya.

Festival Layang-Layang ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemuda, dan masyarakat mampu menghadirkan kegiatan positif sekaligus menggerakkan potensi pariwisata Sukabumi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *