Dinas PU Sukabumi Aspal Jalan Sundawenang–Bojonggenteng, Mobilitas Warga Makin Lancar

UPTD PU Wilayah III Cicurug tengah melakukan pelapisan aspal hotmix pada jalan penghubung Sundawenang–Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. Proyek sepanjang 1.470 meter ini diharapkan memperlancar mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

BERITAUSUKABUMI.COMDinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah III Cicurug tengah melaksanakan peningkatan jalan penghubung antara Desa Sundawenang dan Bojonggenteng.

Proyek ini menggunakan pelapisan aspal hotmix latasir kelas B untuk memperbaiki kualitas jalan dan meningkatkan kenyamanan pengguna.

Peningkatan infrastruktur jalan tersebut mencakup total panjang 1.470 meter, yang dikerjakan secara bertahap dalam empat segmen.

Bacaan Lainnya

Rinciannya, segmen pertama sepanjang 720 meter, segmen kedua 550 meter, dan dua segmen lainnya masing-masing sepanjang 100 meter.

Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug Uus Iskandar menyebutkan, pekerjaan ini bertujuan memperlancar arus mobilitas warga, mempercepat proses distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pengembangan ekonomi di wilayah Cicurug dan sekitarnya.

“Jalan ini menjadi jalur vital bagi warga dan pelaku usaha di dua kecamatan. Dengan peningkatan kualitas jalan, kami berharap aktivitas masyarakat menjadi lebih efisien dan roda perekonomian dapat bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Warga setempat, Andri (42), mengaku gembira dengan adanya peningkatan jalan ini. Menurutnya, selama bertahun-tahun kondisi jalan yang rusak kerap menyulitkan warga, terutama saat musim hujan.

“Dulu kalau hujan licin sekali, sering ada motor tergelincir. Sekarang jalannya mulus, bawa hasil panen ke pasar juga lebih cepat,” kata Andri.

Selain memperbaiki kondisi fisik jalan, proyek ini diharapkan mampu mengurangi biaya operasional kendaraan akibat jalan rusak, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan rampung sesuai jadwal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *