Diancam Pisau Cutter, Remaja Cicurug Jadi Korban Dugaan Pencabulan Oknum Bank Keliling

Seorang gadis berinisial SS (18), warga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang pria yang mengaku sebagai pegawai koperasi simpan pinjam atau yang dikenal dengan sebutan “bank keliling”. Terduga pelaku disebut memiliki jaringan operasional di wilayah Bogor dan Sukabumi.
Ilustrasi korban pencabulan (sumber:pixabay)

BERITAUSUKABUMI.COM-Seorang gadis berinisial SS (18), warga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang pria yang mengaku sebagai pegawai koperasi simpan pinjam atau yang dikenal dengan sebutan “bank keliling”. Terduga pelaku disebut memiliki jaringan operasional di wilayah Bogor dan Sukabumi.

Kepada awak media, SS menuturkan peristiwa itu bermula saat terduga pelaku kerap menawarkan pinjaman kepada warga sekitar, termasuk ibunya yang tercatat sebagai nasabah. Karena sudah mengenal sosok tersebut sebagai petugas koperasi, korban mengaku tidak menaruh rasa curiga.

“Awalnya dia mengajak jalan dan bilang hanya sekadar main. Tapi di tengah perjalanan saya diancam dan dipaksa ikut sampai akhirnya dibawa ke arah Pelabuhanratu, ke sebuah penginapan,” ujar SS, Rabu (10/2/2026).

Bacaan Lainnya

Korban menyebut, di lokasi tersebut ia dipaksa masuk ke kamar yang disewa pelaku. Dengan ancaman, ia dipaksa melakukan hubungan badan.

Menurut pengakuannya, tindakan itu tidak hanya terjadi sekali, tetapi berulang hingga beberapa kali dalam satu hari. Peristiwa serupa juga disebut kembali terjadi di salah satu hotel di wilayah Cicurug.

SS mengaku sempat meminta pertanggungjawaban kepada pelaku. Namun, upaya tersebut justru dibalas ancaman. “Saya minta dia tanggung jawab, tapi dia malah mengancam dengan mengeluarkan pisau cutter warna hitam dan mengarahkannya ke tubuh saya sambil berkata akan membunuh,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026). Sebelumnya, pelaku disebut rutin menagih setoran harian sebesar Rp15.000 kepada ibu korban. Komunikasi kemudian berlanjut melalui pesan WhatsApp hingga akhirnya pelaku mengajak korban bertemu. “Saat itu saya sama sekali tidak curiga sampai kejadian itu terjadi dalam satu hari,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Cicurug Kompol Aah Hermawan membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan tersebut. Pihak kepolisian telah mengamankan terduga pelaku berinisial YGS (21), yang diketahui berasal dari Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

“Terduga pelaku sudah kami amankan di Polsek Cicurug dan selanjutnya dilimpahkan ke Polres Sukabumi untuk penanganan lebih lanjut,” singkatnya.

Kasus ini kini dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan lembaga keuangan dan segera melapor apabila menemukan indikasi tindak pidana serupa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *