Akhir Tahun Baru Islam 1444 H, 120 Lebih Warga Sukabumi Keracunan Massal

warga di desa purwasedar cicarap keracunan massal
Seorang anggota TNI dari Koramil Cicarap membawa warga korban keracunan massal.foto:ist

BERITAUSUKABUMI.COM-Penghujung akhir Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah, 120 lebih orang di Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi keracunan massal, Jumat 29 Juli 2022.

Data yang diperoleh dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dr. Rika Mutiara, kasus keracunan makanan yang terjadi di Kampung Tangkolo RT 11 RW 3 Desa Purwasedar Kecamatan Cicarap tersebut bermula setelah para korban keracunan menyantap nasi kotak di acara syukuran yang dibagikan oleh warga di Kampung Tangkolo RT 11 RW 3 Desa Purwasedar bernama Wiwin dan Madsur yang baru pulang ibadah haji dari tanah suci Mekkah, Minggu tanggal 24 Juli 2022 lalu.

LIHAT JUGA 

Bacaan Lainnya

Tiap Tahun Kabupaten Sukabumi jadi Langganan Keracunan Massal

Lagi, Warga Sukabumi Alami Keracunan Massal

Keracunan massal akibat nasi kotak ini sudah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa atau KLB.”Pada hari Kamis Tanggal 28 Juli 2022 keluarga bu haji (Wiwin) mengadakan syukuran dengan membagikan nasi kotak yang di masak sendiri dengan isi nasi kotak nasi, mie, dan Ayam Goreng Serundeng. Pada Pukul 16.00 WIB acara syukuran dimulai di rumah bu haji (Wiwin) dan dihadiri oleh masyarakat 150 orang. Yang hadir dibagi nasi kotak dengan sasaran 150 nasi kotak,”demikian data tertulis dari Kepala Dinas Kabupaten Sukabumi dr.Rika Mutiara yang diterima BERITAUSUKABUMI.COM, Jumat 29 Juli 2022.

warga cicarap keracunan makanan
Korban keracunan nasi kotak sedang mendapat perawatan

Sekira Pukul 24.00 WIB, warga yang mengkonsumsi nasi kotak tersebut mulai menunjukan gejala mual, muntah dan diare. Sedikitnya ada sekitar 15 orang pasien yang berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Ciracap setelah mengalami keluhan demam, mual, muntah dan diare.

“Warga yang datang ke PKM langsung diperiksa oleh dokter PKM Ciracap dan dilihat alamat adalah alamat yang sama, pada saat diperiksa pasien mengatakan timbul gejala setelah mengkonsumsi nasi kotak, dan yang mendapat perawatan di pagi jam 9 pagi ada sekitar 12 orang,”kata Rika.

Karena diduga keracunan makanan lanjut Rika, Tim Reaksi Cepat PKM Ciracap kemudian melakukan penyelidikan epidemiologi ke lokasi kejadian. Hasilnya, didapatkan 50 orang dengan gejala yang sama setelah mengkonsumsi nasi kotak tersebut.

“Jumlah keseluruhan setelah dilakukan penyelidikan ada 62 orang yang keracunan. Pada Jam 11.30, Tim TRC PKM Ciracap langsung mengambil sampel makanan yang masih tersisa yaitu nasi dan mie, sementara ayam goreng sudah habis,”terangnya.

Dengan diantar ambulance desa dan ambulance lainnya, korban keracunan nasi kotak mulai berdatangan ke PKM Ciracap.”Sampai pukul 19.00 WIB, jumlah paseen ada 135 orang semua tertangani dengan baik. Ada yang ditangani di PKM Cicarap ada juga yang dirujuk ke rumah sakit terdekat sebanyak delapan orang,”pungkas Rika.


editor : Irwan Kurniawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *