BERITAUSUKABUMI.COM – Cuaca ekstrem melalui hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/10) menyebabkan tebing di Kampung Lamping Cikolawing RT 02/08, Desa Nagrak Selatan, longsor.
Peristiwa yang terjadi pada Senin sore tadi mengakibatkan terputusnya akses jalan gang sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Tebing dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi 2,5 meter ambruk setelah diguyur hujan lebat dalam waktu lama.
“Longsor menutupi sebagian jalan gang dan menyebabkan akses warga terhambat. Untungnya tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” kata Miky, petugas P2BK Nagrak, kepada wartawan, Senin (13/10) malam.
Miky menambahkan, tim gabungan yang terdiri dari P2BK Nagrak, URC PB Desa Nagrak Selatan, Bhabinkamtibmas, serta pengurus lingkungan telah melakukan assessment lapangan dan berkoordinasi untuk langkah penanganan sementara.
“Saat ini jalan masih belum bisa dilalui kendaraan roda dua. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD dan menyarankan pembuatan berita acara serta permohonan bantuan karung plastik untuk upaya penanggulangan awal,” jelas Miky.
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem dengan hujan disertai angin dan petir masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi bagian utara.**





