BERITAUSUKABUMI.COM-Perayaan International Women’s Day (IWD) 2025 Nusa Putra University (NPU) menjadi ajang diskusi inspiratif mengenai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Acara ini menghadirkan tokoh nasional, Prof. Dr. Hj. Siti Nur Azizah Ma’ruf Amin, S.H., M.Hum., sebagai pemateri utama yang menekankan bahwa perempuan memiliki hak yang setara dalam pendidikan, karier, serta kepemimpinan di berbagai sektor.
Dalam paparan materinya, Prof. Dr. Hj. Siti Nur Azizah yang dilaksanakan melalui platform zoom ia menyampaikan bahwa kesetaraan gender bukan sekadar tuntutan, tetapi merupakan kebutuhan fundamental dalam menciptakan masyarakat yang adil dan berdaya.
Ia menegaskan bahwa perempuan harus diberikan akses yang sama dalam berbagai bidang agar dapat berkontribusi secara optimal bagi pembangunan bangsa.
“Kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan bukan hanya tanggung jawab perempuan itu sendiri, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kita harus memastikan bahwa perempuan mendapatkan akses yang setara dalam pendidikan, ekonomi, dan politik. Ketika perempuan diberdayakan, kita tidak hanya meningkatkan kualitas hidup individu, tetapi juga membangun bangsa yang lebih maju dan berkeadilan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi perempuan di berbagai sektor, termasuk ketimpangan upah, keterbatasan akses terhadap pendidikan tinggi, serta masih minimnya representasi perempuan dalam posisi kepemimpinan.
Oleh karena itu, ia mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk aktif dalam menciptakan perubahan dan mendukung kebijakan yang lebih inklusif terhadap perempuan.
Melalui perayaan International Women’s Day 2025 ini, Nusa Putra University (NPU) semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Universitas ini berupaya menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana perempuan dapat berkembang tanpa hambatan dan berperan aktif dalam membangun masa depan yang lebih cerah.(advertorial)





