Yeni Ratna Yuningsih, Putri Ulama Sukabumi, Sabet Nilai EDOM Tertinggi di UIN Jakarta

Yeni Ratna Yuningsih, putri almarhum Buya KH Dadun Sanusi Sukabumi, meraih penghargaan Dosen Terbaik 2026 Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan nilai EDOM tertinggi 3,84.
Yeni Ratna Yuningsih, putri almarhum Buya KH Dadun Sanusi Sukabumi, meraih penghargaan Dosen Terbaik 2026 Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan nilai EDOM tertinggi 3,84. (bs)

BERITAUSUKABUMI.COM-Kabar membanggakan datang dari dunia akademik. Yeni Ratna Yuningsih, S.Ag., M.A., Ph.D., akademisi asal Sukabumi dinobatkan sebagai Dosen dengan Nilai Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) Tertinggi Tahun 2026 di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Rapat Dosen dan Buka Puasa Bersama FAH pada 24 Februari 2026. Berdasarkan rilis resmi fakultas, Yeni Ratna Yuningsih meraih nilai EDOM 3,84, tertinggi di lingkungan fakultas tersebut.

Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kualitas pembelajaran, mencakup metode pengajaran, penguasaan materi, kedisiplinan, hingga interaksi akademik di kelas.

Bacaan Lainnya

Yeni Ratna Yuningsih merupakan dosen tetap Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta. Ia berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jabatan akademik Lektor.

Dalam kesehariannya, ia aktif membimbing mahasiswa dalam penyusunan skripsi dan tesis, serta terlibat dalam berbagai forum ilmiah dan penelitian di bidang bahasa dan sastra Arab. Konsistensi dalam menjaga kualitas pembelajaran menjadi faktor penting atas capaian nilai EDOM tertinggi tersebut.

Putri Ulama Kharismatik Sukabumi

Menariknya, Yeni Ratna Yuningsih merupakan putri dari almarhum (Buya) KH Dadun Sanusi, ulama kharismatik Sukabumi sekaligus sesepuh Pondok Pesantren Sunanul Huda yang berlokasi di Cikaroya, Cibolang Kaler, Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Almarhum Buya KH Dadun Sanusi dikenal luas sebagai tokoh agama yang berpengaruh dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan umat di Sukabumi. Jejak pengabdian beliau di dunia pesantren turut membentuk tradisi keilmuan yang kuat di lingkungan keluarga.

Latar belakang pesantren tersebut dinilai menjadi fondasi karakter akademik Yeni Ratna Yuningsih dalam mengembangkan pendidikan tinggi berbasis nilai keislaman dan keilmuan.

Pihak Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta dalam rilis resminya menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas profesionalisme dosen dalam meningkatkan mutu pembelajaran.

“Penghargaan ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam mendorong budaya akademik yang unggul, baik dalam pengajaran maupun penelitian,” demikian keterangan resmi fakultas.

Selain kategori EDOM, fakultas juga memberikan apresiasi dalam bidang publikasi ilmiah dan sitasi akademik sebagai bagian dari penguatan budaya riset.

Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *