BERITAUSUKABUMI.COM -Arus lalu lintas di jalur utama Sukabumi–Bogor mengalami kemacetan parah pada Senin malam (2/3/2026).
Sebuah truk kontainer bermuatan 27 ton batu alam mogok di kawasan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sehingga memicu antrean panjang kendaraan dari dua arah.
Insiden tersebut terjadi saat truk berpelat nomor H 9266 QA melintas membawa muatan dari Kecamatan Cikembar menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kendaraan berat itu tiba-tiba berhenti dengan posisi sedikit melintang dan menutup sebagian badan jalan, memaksa pengendara melaju secara bergantian.
Akibatnya, kepadatan tak terhindarkan di jalur vital penghubung Sukabumi–Bogor tersebut. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat terpantau harus mengurangi kecepatan dan mengantre cukup lama untuk bisa melintas.
Pengemudi truk, Zaenal, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi secara mendadak ketika kendaraan sedang berjalan normal. Ia menyebut gangguan ada pada sistem pendingin mesin.
“Radiator pecah, kipas radiator rusak, dan dudukan mesin bermasalah. Kami sedang berusaha memperbaiki supaya truk bisa segera dipindahkan,” ujarnya di lokasi kejadian.
Seorang mekanik telah didatangkan untuk melakukan perbaikan darurat di tempat. Sementara itu, personel Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi diterjunkan guna mengurai kepadatan dan memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
Petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara manual sembari berkoordinasi untuk proses evakuasi truk ke lokasi yang lebih aman. Pengendara yang melintas diimbau tetap tenang, bersabar, dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama.
Hingga malam hari, proses perbaikan dan upaya pemindahan kendaraan masih berlangsung. Jalur Sukabumi–Bogor pun sempat menjadi titik kemacetan yang cukup signifikan akibat insiden tersebut.





