Tahun Ajaran Baru Dua Ruang SDN di Simpenan Sukabumi Masih Rusak

Kondisi SDN Simpang Simpenan Kabupaten Sukabumi (aset:sdnsimpang)
Kondisi SDN Simpang Simpenan Kabupaten Sukabumi (aset:sdnsimpang)

BERITAUSUKABUMI.COM-Awal tahun ajaran baru 2025/2026 di SDN Simpangan, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, diwarnai dengan kondisi memprihatinkan.

Dua ruang kelas yang ambruk menyebabkan krisis ruang belajar serius, memaksa siswa menjalani proses belajar mengajar secara bergiliran. Bahkan, sebagian dari mereka terpaksa duduk lesehan karena keterbatasan sarana.

Masalah ini mencuat saat pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (14/7/2025).

Bacaan Lainnya

Puluhan siswa baru harus menerima kenyataan bahwa ruang kelas yang tersedia tidak memadai untuk menunjang kegiatan belajar yang layak.

“Jumlah siswa kelas satu sekitar 40 orang, tapi ruangannya tidak mencukupi. Akhirnya, kelas dua harus bergiliran menggunakan ruang, dan ada yang terpaksa belajar sambil lesehan,” kata Riri, wali kelas satu SDN Simpangan.

Laporan Sudah Dikirim, Tapi Belum Ada Tindak Lanjut

Kepala SDN Simpangan, Mahmud Yunus, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah berulang kali melaporkan kerusakan gedung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, khususnya bidang Sarana dan Prasarana. Sayangnya, hingga kini belum ada respon nyata atau kejelasan waktu perbaikan.

“Kami sudah ajukan laporan sejak ruang kelas ambruk, tapi belum ada tindakan atau informasi lebih lanjut dari dinas,” ujar Mahmud.

Ketua Komite Sekolah, Enci, juga angkat bicara terkait krisis ini. Ia menilai kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan siswa, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.

Ia berharap pemerintah daerah dan pusat segera bertindak, termasuk dalam hal pelaksanaan program makan bergizi gratis yang telah dijanjikan.

“Dengan jam masuk yang lebih pagi, anak-anak sangat membutuhkan asupan makanan tambahan. Kami berharap program makan gratis bisa segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *