beritausukabumi.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) […]
beritausukabumi.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi melakukan penertiban terhadap alat peraga […]
NEWS
Tag: Alat Peraga Sosialisasi
Kecuali Billboard Bawaslu Himbau APS Balon Bupati-Wabup Sukabumi Segera Ditertibkan
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi menghimbau kepada ketua partai politik pengusung dan pendukung Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Sukabumi 2024-2029 untuk segera menertibkan secara mandiri alat peraga sosialisasi atau APS.
Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat tentang AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria
BERITAUSUKABUMI.COM-Penjabat Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi, Diana Rahesti, menghadiri acara “Sosialisasi tentang AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria” di Ruang Pertemuan Kelurahan Jayaraksa pada hari Rabu, 26 Juni 2024.
Ini Alat Peraga Sosialisasi Peserta Pemilu 2024 yang Tidak Ditertibkan Bawaslu
Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi, Abdullah Sarabiti menjelaskan, Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang tidak akan ditertibkan oleh pihaknya antara lain, APS yang dipasang di billboard dan posko atau sekretariat pemenangan Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi, DPRD Provinsi Jabar, Caleg DPR RI, DPD RI dan APS Capres Cawapres RI.
Serentak Bawaslu Kabupaten Sukabumi Mulai Tertibkan Alat Peraga Sosialisasi Peserta Pemilu 2024
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi mulai melakukan penertiban Alat Peraga Sosialiasi atau APS Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Sukabumi, DPRD Provinsi Jawa Barat dan Caleg DPR RI, pada Rabu (8/11/2023).
Tidak hanya APS Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi, DPRD Jawa Barat dan DPR RI, APS Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI serta APS Capres-Cawapres RI pun ikut ditertibkan.
Anggota Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Abdullah Sarabiti mengatakan, penertiban seluruh APS caleg di semua tingkatan, termasuk APS Calon DPD dan Capres-Cawapres RI dilakukan secara bertahap dan serentak di 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.
