BERITAUSUKABUMI.COM-Sosok Salwa Ghaisani Maulana Yusup kembali menjadi kebanggaan masyarakat Sukabumi. Putri asal Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Palabuhanratu ini dipercaya menjadi bagian penting dalam prosesi kirab bendera pusaka pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gasibu, Bandung, Minggu (17/8/2025).
Kiprah dan dedikasinya membuatnya terus dipercaya tampil, baik di masa kepemimpinan Gubernur Jawa Barat sebelumnya, Ridwan Kamil, hingga kini bersama Gubernur Dedi Mulyadi.
Mahasiswi semester V Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (UNPAS) ini tampil sebagai penerima kotak bendera pusaka yang langsung diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Gedung Pakuan.
Bukan kali pertama Salwa tampil di panggung kenegaraan. Sejak 2021 lalu, ia sudah dikenal sebagai salah satu putri terbaik Sukabumi setelah lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Jawa Barat yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar. Bahkan kala itu, Salwa meraih penghargaan sebagai peserta Paskibra terbaik.
Kebanggaan Keluarga dan Warga Sukabumi
H. Ucok Haris Maulana Yusup, ayah Salwa sekaligus mantan Wakil Bupati Sukabumi periode 2000–2005, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian putrinya.

“Salwa membuktikan bahwa anak Sukabumi bisa bersaing dan mendapatkan kehormatan tinggi. Sejak SMP hingga kuliah, dia konsisten mengukir prestasi,” ujarnya.
Ucok menegaskan, keikutsertaan Salwa dalam kirab bendera pusaka bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, melainkan juga kebanggaan seluruh masyarakat Sukabumi.“Nama daerah kita kembali harum di Jawa Barat,” tambahnya.





