Mojang Jajaka Calon Duta Wisata Kecamatan Cisolok Masuk Grand Final

Inilah Mojang Jejaka perwakilan Kecamatan Cisolok calon Duta Wisata Kabupaten Sukabumi.| Foto: Ist

BERITAUSUKABUMI.COM Dua remaja berbakat asal Kecamatan Cisolok, M. Eka Pasya Nazwan dan Djemima Shiren Ferdinand, berhasil menembus babak grand final Pemilihan Duta Wisata Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi tahun 2025.

Sebagai duta Kecamatan Cisolok, keduanya menjadi wakil yang membanggakan, siap memamerkan potensi wisata daerah di tingkat kabupaten.

Dalam rangka memberikan dukungan moril yang kuat, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisolok secara khusus menyampaikan ucapan selamat beserta rangkaian doa kepada kedua peserta terpilih ini.

Bacaan Lainnya

Acara grand final Pemilihan Duta Wisata tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2025 nanti di Auditorium Universitas Nusa Putra, Sukabumi.

Penyelenggaraan ini diharapkan menjadi panggung bagi para calon duta untuk menunjukkan pengetahuan dan semangat mereka dalam mempromosikan pariwisata Sukabumi.

Camat Cisolok, Jenal Abidin, yang akrab disapa Kang Uje, menyampaikan harapannya agar kedua wakil dari kecamatannya ini meraih kesuksesan besar.

“Mudah-mudahan mereka terpilih sebagai Duta Wisata Kabupaten Sukabumi untuk tahun ini. Kepada warga Kecamatan Cisolok, kami mohon doanya agar mereka bisa membawa harum nama Cisolok,” ujar Kang Uje dengan yakin.

Dukungan ini tidak hanya datang dari pimpinan kecamatan, tetapi juga diharapkan melibatkan seluruh masyarakat Cisolok untuk ikut berdoa dan mendukung.

Lebih lanjut, Kang Uje menyoroti keunggulan Kecamatan Cisolok sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Sukabumi yang kaya akan potensi wisata unggulan. Salah satunya adalah Geyser Cipanas, sebuah fenomena alam langka yang menjadi daya tarik utama di kawasan tersebut.

“Geyser Cipanas ini termasuk fenomena langka di dunia, yang bisa menjadi ikon wisata bagi Sukabumi. Insya Allah, duta dari Kecamatan Cisolok akan tahu betul tentang dunia kepariwisataan dan mampu menjadi duta wisata yang handal,” tambahnya.

Pemilihan Duta Wisata Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi 2025 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata. Melalui program ini, para peserta diharapkan tidak hanya mewakili kecamatan masing-masing, tetapi juga berkontribusi dalam mempromosikan destinasi wisata Sukabumi secara berkelanjutan.

Kecamatan Cisolok sendiri, dengan keindahan alamnya seperti Geyser Cipanas yang memancarkan air panas secara periodik, memiliki peluang besar untuk menjadi sorotan nasional.

Fenomena geologi ini, yang mirip dengan geyser di Yellowstone, Amerika Serikat, menjadikan Cisolok sebagai destinasi unik yang layak dikembangkan lebih lanjut.Dukungan moril dari Forkopimcam Cisolok ini juga mencerminkan komitmen pemerintah setempat dalam memberdayakan generasi muda.

M. Eka Pasya Nazwan dan Djemima Shiren Ferdinand, sebagai remaja yang mewakili kecamatan, telah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat. Keberhasilan mereka menembus grand final menunjukkan dedikasi dan pemahaman mendalam tentang potensi lokal.

Kang Uje menekankan bahwa keikutsertaan mereka bukan hanya soal prestasi pribadi, melainkan juga kesempatan untuk memperkenalkan Cisolok ke khalayak luas, termasuk wisatawan domestik dan internasional.

Masyarakat Kecamatan Cisolok pun diimbau untuk terus mendukung melalui doa dan partisipasi aktif. Acara grand final nanti diharapkan menjadi momen inspiratif bagi pemuda-pemudi Sukabumi lainnya untuk terlibat dalam pengembangan pariwisata.

Dengan potensi seperti Geyser Cipanas, yang tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga nilai edukasi tentang geologi, Sukabumi semakin menegaskan posisinya sebagai kabupaten dengan kekayaan wisata yang beragam.

Sebagai penutup, Kang Uje mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung M. Eka Pasya Nazwan dan Djemima Shiren Ferdinand.

“Semoga mereka sukses dan membawa nama baik Cisolok serta Sukabumi ke tingkat yang lebih tinggi,” harapnya.

Grand final Pemilihan Duta Wisata ini diprediksi akan menjadi ajang yang penuh antusiasme, sekaligus langkah strategis dalam membangun citra pariwisata Sukabumi yang lebih maju.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *