Minta Pertanggung Jawaban Gadis Asal Bojonggenteng Sukabumi Dianiaya Pacarnya Sendiri

Seorang wanita berusia 15 tahun asal Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif, diduga karena dianiaya kekasihnya sendiri hingga mengalami luka serius.
ilustrasi penganiayaan/foto:ist

BERITAUSUKABUMI.COM-Sebut saja Melati, gadis berusia 15 tahun asal  Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi ini terpaksa dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk mendapatkan perawatan  setelah diduga mengalami penganiayaan oleh pacarnya sendiri.

Melati terpaksa dirawat di RSUD Sekarwangi Cibadak karena mengalami luka cukup serius. Andriansyah, Kepala Desa Berkah membenarkan jika Melati dianiaya oleh kekasihnya.

“Sudah ditangani Polres Palabuhanratu dan korban masih dirawat di RSUD Sekarwangi. Kepala korban dibentur benturkan ke aspal oleh pelaku,” kata Andri kepada awak media, Kamis (4/1/2024).

Bacaan Lainnya

Andri mengatakan, dirinya sudah menemui pelaku saat di Polres Sukabumi malam tadi, pelaku inisial R (19) warga Kecamatan Cikidang, dan berstatus pelajar kelas 12 salah satu sekolah menengah.

“Pengakuan si pelaku, mereka berpacaran dan sudah berhubungan layaknya suami istri. Belakangan korban mengaku hamil dan minta pertanggung jawaban ke pelaku, mereka kemudian berusaha menggugurkan kandungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andri menjelaskan, saat itu korban diminta meminum obat penggugur kandungan. Namun upaya itu tidak berhasil, akhirnya korban meminta pertanggungjawaban pelaku. Mereka berdua kemudian janjian untuk bertemu, di Daerah Pasir Langkap, Desa Cicareuh. Disana keduanya lantas terlibat percekcokan.

“Si pelaku tidak mau bertanggung jawab hingga si pelaku kalap, menjambak rambut korban kemudian dibentur-benturkan kepalanya ke aspal dan perut si korban di injak-injak. Setelah korban pingsan, si korban ditinggalkan begitu saja oleh si pelaku di lokasi dan handphone si korban di ambil oleh si pelaku kemudian dibuang,” jelasnya.

Singkat cerita, keluarga korban kemudian melapor ke polisi. Dalam waktu singkat pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Ipda Sidik Zaelani, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi pun membenarkan hal itu.“Siap, betul pelaku sudah diamankan, sekarang sedang dilakukan pemeriksaan,” singkat Sidik.(A.Nanan).


editor : Irwan Kurniawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *