beritausukabumi.com-Bupati Sukabumi Marwan Hamami menghadiri puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tingkat Kabupaten Sukabumi, di Lapang Cangehgar Palabuhanratu, Rabu (20/11/2024).
Dalam kesempatan Marwan Hamami menyoroti berbagai isu penting terkait kesehatan, termasuk peningkatan pelayanan kesehatan dan upaya penanganan stunting.
Marwan menyayangkan di wilayah Kabupaten Sukabumi dengan sumber daya alam melimpah seperti Sukabumi, kasus stunting masih ditemukan.
Soal stunting, menurut Marwan Hamami masalah ini tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan saja. Industri lokal, seperti produsen susu dan makanan sehat, juga harus terlibat.
“Di Sukabumi ada pabrik Yakult, Indolakto, dan Soho. Kalau mereka ikut berpartisipasi, seperti produk kurkuma yang bisa membantu penyembuhan stunting, hasilnya akan lebih signifikan,” ujarnya.
“Mari kita gerak bersama, sehat bersama. Dengan begitu, mimpi menjadikan Sukabumi bebas stunting bisa tercapai,” pungkasnya.
Marwan juga menyoroti perlunya perubahan pola pikir masyarakat terhadap penanganan stunting.”Stunting itu bukan hanya soal intervensi kebijakan, tapi pola pikir masyarakat juga harus berubah. Kita punya sumber daya alam luar biasa, seperti susu segar dan telur, tetapi kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi masih rendah. Ini yang harus kita edukasi,” ungkap Marwan.
Marwan juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah merancang berbagai program untuk meningkatkan gizi masyarakat, termasuk mengolah hasil perikanan dan sumber daya lokal lainnya agar lebih bermanfaat.
“Kalau kita punya ikan melimpah, bagaimana caranya ikan itu bisa diolah dan dibagikan kepada masyarakat. Peran semua pihak, termasuk stakeholder, sangat diperlukan,”pungkasnya.
Marwan juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan di Sukabumi. “Umur 60 tahun ini harus menjadi refleksi. Layanan rumah sakit, puskesmas, hingga perangkat daerah lainnya harus terus dievaluasi untuk memastikan semua kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tegas Marwan.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, Marwan optimistis bahwa dengan kolaborasi dan kerja sama semua pihak, Kabupaten Sukabumi mampu mencapai target kesehatan yang lebih baik di masa depan.





