LSM Dampal Jurig Serahkan 500 Bibit Pohon bagi Gerakan Penyelamatan Hulu Sungai Cimandiri

Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Aziz menyerahkan bantuan tahap pertama berupa 500 bibit pohon kepada Pemerintah Desa Sasagaran Kecamatan Kebonpedes dan perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pasim Sukabumi.
Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Aziz menyerahkan bantuan tahap pertama berupa 500 bibit pohon kepada Pemerintah Desa Sasagaran Kecamatan Kebonpedes dan perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pasim Sukabumi. (ist)

BERITAUSUKABUMI.COM-Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Aziz menyerahkan bantuan tahap pertama berupa 500 bibit pohon kepada Pemerintah Desa Sasagaran Kecamatan Kebonpedes dan perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pasim Sukabumi, Sabtu (26/4/2025)

Bantuan ini merupakan bagian dari gerakan penyelamatan hulu Sungai Cimandiri dan konservasi alam di wilayah Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes.

Jenis pohon yang diserahkan meliputi durian, alpukat, jambu biji merah, pucuk merah kencana, nangka, mahoni, dan rasamala.

Bacaan Lainnya

Bibit-bibit tersebut akan ditanam secara simbolis dalam acara yang dijadwalkan berlangsung besok, dengan melibatkan berbagai pihak sebagai bentuk sinergi penyelamatan lingkungan.

Penanaman simbolis ini rencananya akan dihadiri Mayor Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo, mantan Pangdam III/Siliwangi sekaligus Pangkogabwilhan I Mabes TNI pada Minggu (27/4/2025).

Selain itu, acara juga dijadwalkan dihadiri Asep Japar, Bupati Sukabumi, serta mantan Bupati Sukabumi Marwan Hamami yang juga Ketua Dewan Penasehat LSM Dampal Jurig.

Irvan Aziz mengatakan rencana kegiatan nanti merupakan hasil kolaborasi antara LSM Dampal Jurig, Pemerintah Desa Sasagaran, Karang Taruna Desa Sasagaran, Muspika Kecamatan Kebonpedes, serta mahasiswa KKN Universitas Pasim Sukabumi.

“Kita bersepakat untuk membangun gerakan bersama dalam upaya menyelamatkan lingkungan hidup. Kita tidak hanya bergerak sendiri. Ini bentuk program positif, yaitu sinergi dan kolaborasi antar berbagai elemen masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan,” ujar Irvan Aziz.

Irvan berharap, gerakan ini diharapkan menjadi momentum awal untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem hulu Sungai Cimandiri, yang selama ini menjadi sumber air vital bagi warga Sukabumi dan sekitarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *