Libatkan 1,4 Juta Orang Hari Kesiapsiagaan Bencana 2025 Pecahkan Rekor Dunia

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto mengungkapkan, sejak HKB pertama kali dicanangkan pada tahun 2017, partisipasi masyarakat terus mengalami peningkatan signifikan. Pada peringatan ke-9 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun ini, jumlah peserta, baik dari sekolah maupun masyarakat umum, tercatat sangat besar.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto mengungkapkan, sejak HKB pertama kali dicanangkan pada tahun 2017, partisipasi masyarakat terus mengalami peningkatan signifikan. Pada peringatan ke-9 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun ini, jumlah peserta, baik dari sekolah maupun masyarakat umum, tercatat sangat besar.(BNPB)

BERITAUSUKABUMI.COM-Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diperingati pada Sabtu, 26 April 2025, mencatat sejarah baru. Lebih dari 1,4 juta warga di seluruh Indonesia secara serentak melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana pada pukul 10.00 pagi. Pencapaian luar biasa ini berhasil memecahkan rekor dan tercatat resmi dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Menurut pihak MURI, rekor yang dicapai dalam peringatan HKB 2025 ini masuk dalam kategori superlatif. Kategori ini diberikan untuk karya-karya orisinal yang terukur, seperti yang terbesar, tercepat, terlama, terpanjang, atau tertinggi.

Selain kategori superlatif, MURI juga memiliki dua kategori lainnya, yakni karya inovasi unik serta karya yang memiliki keistimewaan sosial dan budaya.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, sejak HKB pertama kali dicanangkan pada tahun 2017, partisipasi masyarakat terus mengalami peningkatan signifikan.

Pada peringatan ke-9 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun ini, jumlah peserta, baik dari sekolah maupun masyarakat umum, tercatat sangat besar.

Suharyanto menambahkan, terdapat sekitar 7.000 unit sekolah yang secara mandiri mengikuti simulasi penyelamatan diri saat terjadi bencana. Jumlah sekolah ini turut berkontribusi besar dalam pencatatan rekor MURI kali ini.

Sebelumnya, rekor serupa pernah terjadi di Bekasi untuk kategori jumlah peserta simulasi terbanyak. Sementara itu, rekor jumlah sekolah terbanyak pernah dicatatkan di wilayah Kalimantan.

Pada HKB 2025 ini, BNPB berhasil menghimpun 1.427.294 peserta dari 38 provinsi di Indonesia yang mengikuti simulasi kesiapsiagaan bencana.

Capaian ini juga melibatkan 7.000 satuan pendidikan, mencatat sejarah baru dalam bidang mitigasi bencana nasional.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, turut mengapresiasi pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa BNPB telah menunjukkan komitmennya bukan hanya dalam fase tanggap darurat, tetapi juga dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana untuk mengurangi risiko dan jumlah korban.

Marwan menegaskan, Komisi VIII DPR RI akan terus mendukung dan mengawal kinerja BNPB dalam penanggulangan bencana demi keselamatan masyarakat Indonesia.

Ia juga menyatakan bahwa penghargaan MURI ini membuktikan pengakuan pihak lain terhadap upaya luar biasa BNPB.

“Peringatan HKB 2025 ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga membuktikan kepada dunia bahwa masyarakat Indonesia semakin siap, tangguh, dan bersatu dalam menghadapi bencana,” tutup Marwan Dasopang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *