Ketua DPRD Sukabumi Kunjungi Sandi, Perajin Bola Difabel yang Hidup dalam Kekurangan

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, menyambangi rumah Sandi di Gang Pala, Kampung Bojong Kawung, RT 03/RW 08, Desa Girijaya. (suhendi)

BERITAUSUKABUMI.COMKetua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyambangi rumah Sandi (32 tahun), penyandang disabilitas perajin bola asal Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, yang viral di media sosial, Sabtu (9/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Budi Azhar bersilaturahmi dengan Sandi dan ibunya, Atikah, di Gang Pala, Kampung Bojong Kawung, RT 03/RW 08, Desa Girijaya, sekaligus memberikan bantuan uang tunai serta membeli 10 bola hasil jahitan tangan Sandi.

Politisi Partai Golkar yang juga menjabat Ketua Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) Sukabumi itu menegaskan, kunjungannya merupakan bentuk kepedulian kepada warga yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.

Bacaan Lainnya

“Ini dukungan moral dan material bagi perajin lokal. Sandi punya peran dalam industri olahraga di Sukabumi, tapi kondisinya memprihatinkan,” ujar Azhar.

Sandi yang setiap hari menjahit bola mengaku hanya mampu memproduksi empat buah. Kepada pengepul, ia menjual seharga Rp7.000 per bola, sedangkan penjualan langsung ke pembeli berkisar Rp70.000–Rp100.000 per bola, dengan keuntungan bersih sekitar Rp10.000 per bola.

Penghasilan itu digunakan untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya. Namun, tidak jarang ia dan ibunya terpaksa berpuasa karena kehabisan bahan makanan. “Alhamdulillah, terima kasih Pak,” kata Sandi sambil menggenggam tangan Azhar.

Kesulitan hidup Sandi kian berat karena sumur di rumahnya telah lama kering, membuatnya bergantung pada air bersih yang tidak selalu tersedia.

Meski demikian, ia tetap berjuang, bahkan berjalan kaki hingga 10 kilometer ke Stasiun Karangtengah untuk menawarkan bola buatan tangannya, meski sering pulang tanpa hasil.

Sandi berharap bisa mendapatkan modal usaha agar tidak terus bergantung pada penghasilan menjahit bola. “Yang penting Emak sehat. Itu saja sudah cukup,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *