BERITAUSUKABUMI.COM-Sejak Tahun 2021 lalu, sudah 13 kalinya, Sungai Cikalong di Desa Tamanjaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi meluap membanjiri pemukiman warga dan puluhan hektar area pesawahan.
Terbaru, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-152 yang jatuh setiap tanggal 11 September, air Sungai Cikalong kembali tumpah ruah merendam pemukiman warga dan area pesawahan, Sabtu 10 September 2022.
Anggota DPRD Fraksi PPP DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana mengaku dirinya sudah lebih dari tiga kali menyampaikan terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, agar segera memperbaiki tanggul Sungai Cikalong yang jebol. Namun, aspirasi warga melalui wakil rakyat ini belum ditanggapi secara teknis dan serius di lapangan dengan alasan pihak BPBD Kabupaten Sukabumi menunggu surat kewenangan dari BPBD Provinsi Jawa Barat.
LIHAT JUGA
- Ini Kronologis Kakek dan Cucu di Kota Sukabumi Tewas Terseret Air Sungai
- Kelewat Kesal Rumahnya sering Kebanjiran Sampah, Ketua RT ini Ngeluh di Medsos
- Longsor Bebatuan Petugas Gabungan Sempat Buka Tutup Jalan Ciemas Sukabumi
“Sudah tiga kali saya sampaikan ke BPBD Kabupaten Sukabumi bersama dengan rekan saya pak Ujang Abdurohim Rohmi, menyampaikan langsung kondisi ini, tapi jawaban dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, sampai sekarang katanya masih nunggu surat pelimpahan dari BPBD provinsi,”ungkap Andri Hidayana kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Sabtu 10 September 2022.
Selain ke BPBD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana juga mempertanyakan keseriusan BPBD Jawa Barat yang dinilainya tidak cepat tanggap dalam menyelesaikan persoalan jebolnya tanggul Sungai Cikalong.
“Kenapa surat saja begitu susah. Kalau Pemprov Jabar tidak sanggup ngurus Sungai Cikalong, sudah kasih kewenangan ke Kabupaten Sukabumi untuk membereskannya masalah kewenangan ngurus tanggul Sungai Cikalong yang jebol. Juga ke pak gubernur kalau tidak mampu, bilang dong kalau tidak ada tanggung jawab, masa didiamkan terus tanggun Sungai Cikalong yang jebol,”gerutu Andri.
Akibat luapan air Sungai Cikalong ini, tiga unit rumah warga mengalami kerusakan cukup parah dan seluruh penghuninya diungsikan. Satu unit sarana ibadah (masjid) juga ikut terendam termasuk puluhan hektare sawah tak luput dari terjangan air.
editor : Hasna Fatimah Zahra





