DPRD Dorong Kopi Lokal Jadi Kebanggaan Daerah Lewat Festival Kopi Sukabumi

Bupati menyebut Sukabumi memiliki potensi agraria yang kuat sebagai sentra kopi Jawa Barat. Lebih dari 1.000 hektare lahan kopi arabika tersebar di wilayah Gegerbitung, Sukaraja, Kadudampit, dan Kabandungan. Kopi arabika Sukabumi tumbuh di ketinggian 1.000–1.400 mdpl di lereng Gunung Gede dan Halimun, yang menghasilkan cita rasa khas dan berpotensi masuk kategori specialty grade.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat membuka Festival Kopi Sukabumi 2025 di Gedung Promosi dan Pusat IKM, Citepus, Kamis (13/11/2025).

BERITAUSUKABUMI.COM-Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, memberikan apresiasi besar atas terselenggaranya Festival Kopi Sukabumi 2025 yang digelar di Gedung IKM, Desa Citepus, pada Jumat (14/11/2025) lalu.

Menurutnya, festival yang menampilkan berbagai stan petani, UMKM, hingga pelaku industri kopi ini menjadi wadah penting dalam memperkuat ekosistem kopi di daerah.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, dan seluruh dinas terkait. Festival ini mengangkat peran petani, pengolah, dan pelaku usaha kopi dengan sangat baik,” ujar Budi.

Bacaan Lainnya

Ia berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga mendorong kolaborasi antara UMKM dan pelaku usaha besar, termasuk hotel-hotel di Kabupaten Sukabumi.

“Ke depan, kopi lokal harus menjadi suplai utama hotel-hotel di Sukabumi. Ini akan membuat kopi daerah benar-benar menjadi kebanggaan,” tambahnya.

DPRD, kata Budi, siap memperkuat regulasi dan mendorong pemerintah meningkatkan pembinaan bagi petani dan pengolah kopi agar kualitas dan daya saingnya terus meningkat.

Ia optimistis, dengan dukungan regulasi, pembinaan berkelanjutan, serta konsistensi penyelenggaraan festival, industri kopi Sukabumi akan semakin maju dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *