BERITAUSUKABUMI.COM-Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan Tunjungan Hari Raya atau THR bagi masyarakat di mana berada yang ingin berlibur saat momen Idulfitri 2026 ke destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi.
Melalui Dinas Pariwisata, sejumlah destinasi unggulan di Sukabumi memberikan potongan harga tiket masuk hingga 50 persen.
Program bertajuk “Liburan Murah, Bahagianya Mewah” ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah selama libur Lebaran.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengatakan kebijakan diskon ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat, sekaligus upaya mendorong sektor pariwisata agar kembali bergeliat.
“Momentum Lebaran adalah waktu terbaik untuk berkumpul bersama keluarga. Kami ingin masyarakat bisa menikmati liburan yang terjangkau namun tetap berkesan di Sukabumi,” ujar Asep Japar dalam keterangan resmi kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Rabu (18/3/2026).
Pria yang akrab disapa Asjap ini menambahkan, Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan destinasi wisata alam yang lengkap, mulai dari pantai, air terjun, hingga kawasan pegunungan. Dengan adanya diskon ini, diharapkan wisatawan lokal maupun luar daerah semakin tertarik berkunjung.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menjelaskan bahwa program diskon berlaku di sejumlah destinasi unggulan yang selama ini menjadi favorit wisatawan.
Beberapa di antaranya meliputi Pantai Minajaya, Geiser Cisolok, Curug Sodong, Curug Cikaso, Pondok Halimun, hingga kawasan wisata Cinumpang.
program ini, pengunjung cukup membayar tiket masuk mulai dari Rp6.000 untuk menikmati keindahan alam Sukabumi.
“Ini bagian dari program THR Lebaran untuk masyarakat. Kami ingin menghadirkan pengalaman liburan yang murah, tapi tetap memberikan kebahagiaan dan kenyamanan,” jelas Ali Iskandar.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola destinasi untuk memastikan kesiapan fasilitas, keamanan, dan kenyamanan wisatawan selama periode libur Lebaran.
Selain itu, Dinas Pariwisata juga mengajak pelaku usaha lokal, seperti UMKM dan penyedia jasa wisata, untuk turut memanfaatkan momentum ini guna meningkatkan pendapatan.
Dengan berbagai promo yang ditawarkan, Pemkab Sukabumi optimistis sektor pariwisata akan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah selama libur Idulfitri 2026.
“Hayu ulin ka Sukabumi. Liburan murah, tapi kebahagiaannya tetap mewah,” tutup Ali.





