BERITAUSUKABUMI.COM-Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa penghapusan stigma terhadap ODHA harus menjadi komitmen bersama. Menurutnya, diskriminasi bukan hanya melukai, tetapi juga menghambat upaya penanganan HIV/AIDS.
“Kita harus berdiri di depan melawan stigma. ODHA adalah warga kita, saudara kita, yang memiliki hak untuk hidup sehat dan bermartabat,” ujarnya.
Budi juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan di masyarakat, terutama bagi generasi muda.
“Penanggulangan HIV/AIDS tidak cukup hanya dengan kampanye sesaat. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat paham, bukan takut,” tambahnya.
Dirinya memastikan DPRD siap mendukung kebijakan dan program daerah yang memperkuat layanan kesehatan HIV/AIDS yang ramah, inklusif, dan bebas stigma.
Ketua Pelaksana Harian III KPA Kabupaten Sukabumi, Ahmad Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa Hari AIDS Sedunia menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk memahami bahaya HIV/AIDS dan pentingnya pencegahan sejak dini.
“Ini momen untuk menguatkan inovasi dan kolaborasi menuju Indonesia Tanpa AIDS 2030. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi,” katanya.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para penggiat HIV/AIDS yang selama ini aktif mendukung upaya pencegahan dan pendampingan ODHA di Kabupaten Sukabumi.





