BERITAUSUKABUMI.COM-Plh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi meminta kepada RT, RW dan petugas Pusat Kesahteraan Sosial (Piskesos) agar lebih selektif lagi dalam memberikan rekomendasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Hal itu dilakukan agar semua penyaluran program bantuan dari pemerintah melalui Dinsos lebih tepat sasaran.”Semuaya punya beban moral ketika mau memberikan rekomendasi atau memberikan SKTM. Jadi harus di cek kembali, benar tidak orang tersebut tidak mampu,”ujar Maskur Alawi kepada BERITAUSUKABUMI.COM, belum lama ini.
BACA JUGA :
Aklamasi Maskur Alawi Kembali Nahkodai PPNI Kabupaten Sukabumi
“Masalahnya, bukan kami tidak mau melayani masyarakat tetapi keterbatasan anggaran. Jangan sampai kita terkesan zholim, ketika kita memberikan rekomendasi bagi orang yang tidak tepat sasaran,”sambung Masykur memperjelas.
BACA JUGA :
Murni Tujuan Sosial Anggota DPRD Fraksi Golkar Sukabumi ini Gagas Warung Makan Gratis
Karena bantuan dari pemerintah itu ada keterbatasan anggaran, maka dikhawatirkan secara tiba-tiba rekomendasi ini ditutup.
Untuk itu peran RT, RW dan Puskesos itu penting dalam hal pendataan dan rekomendasi awal, sebab pihak Selaras hanya menerima data saja.
Maka dari itu, pendataan dari tingkat bawah perlu lebih selektif lagi, mana yang layak mana yang tidak.”Nah, sekarang kita keterbatasan anggaran, misalkan ditutup tidak diberikan rekomendasi lagi. Sementara masih ada yang memang layak untuk diberi rekomendasi tapi tidak diberi,”tandasnya.
editor : Irwan Kurniawan





