BERITAUSUKABUMI.COM-Banjir yang melanda kawasan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, masih belum menunjukkan tanda-tanda surut meskipun intensitas hujan telah menurun dalam beberapa hari terakhir.
Genangan air yang bertahan hingga empat hari ini telah mengganggu aktivitas warga, termasuk lalu lintas dan pemenuhan kebutuhan pokok.
Salah satu warga setempat mengungkapkan bahwa banjir di daerah tersebut kerap terjadi setiap musim hujan. Namun, kali ini genangan air bertahan lebih lama dari biasanya. “Biasanya cuma beberapa jam, sekarang sudah empat hari belum juga surut,” ujarnya, Kamis (8/3/2025).
Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis lingkungan yang lebih rendah dibandingkan ruas jalan lain menuju Cidahu menjadi penyebab utama banjir.
Selain itu, buruknya sistem drainase serta tumpukan sampah yang berserakan memperparah kondisi genangan.
“Yang paling terasa itu saat mau belanja untuk menu berbuka puasa, susah. Transportasi anak-anak sekolah dan orang yang kerja juga jadi terhambat,” keluhnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Uus Iskandar, membenarkan bahwa tumpukan sampah menjadi salah satu faktor yang memperparah banjir di kawasan tersebut. Ia mengimbau pengguna jalan agar lebih waspada saat melintasi area rawan banjir.
“Penanganan sudah kami usulkan. Namun, semua ada waktunya dan harus melalui proses. Untuk sementara, kami minta masyarakat lebih hati-hati,” jelas Uus.
Pemerintah daerah pun didesak untuk segera mengambil tindakan nyata guna memperbaiki sistem drainase dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.





