BERITAUSUKABUMI.COM-Arus lalu lintas di sekitar Jembatan Alternatif Bojong Kopo mengalami antrean panjang pada H+3 Lebaran 2025.
Hingga hari ini, antrean kendaraan masih terlihat panjang. Para pengendara diimbau untuk bersabar dan mencari jalur alternatif lain guna menghindari kemacetan yang lebih parah.
Kemacetan terjadi di dua arah, dengan panjang antrean mencapai sekitar 1 kilometer dari Loji hingga jembatan alternatif, serta sekitar 1,5 kilometer dari arah Bagbagan menuju jembatan alternatif, tepatnya dari Simpenan hingga Bojong Kopo.
“Dari pagi kendaraan sudah mengular panjang. Banyak kendaraan pribadi dan roda dua yang mencoba mencari jalur alternatif, tapi tetap terjebak macet,” ujar Firman, salah seorang warga Simpenan saat ditemui di lokasi, Rabu (2/4/2025).
Selain kemacetan, warga juga mengeluhkan kondisi jembatan yang terasa goyang saat dilewati. “Saat menjajal jembatan alternatif tersebut, terasa goyang. Ini cukup mengkhawatirkan, apalagi jika dilewati kendaraan besar,” ungkap Firman.
“Kemacetan ini diduga terjadi akibat tingginya volume kendaraan pemudik yang kembali ke daerah masing-masing setelah libur Lebaran. Selain itu, kondisi jalan yang sempit di sekitar jembatan goyang alternatif juga memperlambat arus kendaraan.
Untuk melewati jembatan tersebut, kendaraan harus bergantian dengan sistem buka-tutup karena jembatan terlalu sempit dan hanya cukup untuk satu arah.
Warga berharap ada pengaturan lalu lintas agar kepadatan kendaraan bisa terurai. “Mungkin perlu ada petugas yang mengatur di beberapa titik agar kendaraan bisa lebih lancar,” tambah Firman.





