BEM Universitas Nusa Putra Kecewa Debat Publik Cabup-Cawabup Sukabumi

Sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nusa Putra Fauzi Hilman mengaku kecewa dengan penyelenggaran Debat Publik Paslon Bupati-Wakil Bupati Sukabumi yang diselenggarakan di kampus mereka.
Aksi bentangkan spanduk di akses masuk lokasi Debat Publik Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.(diantm)

beritausukabumi.com-Sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nusa Putra Fauzi Hilman mengaku kecewa dengan penyelenggaran Debat Publik Paslon Bupati-Wakil Bupati Sukabumi yang diselenggarakan di kampus mereka.

Kekecewaan ini muncul setelah panitia Debat Publik Paslon Bupati-Wakil Bupati Sukabumi hanya memberi jatah lima perwakilan mahasiswa yang bisa masuk ke Auditorium Universitas Nusa Putra, ruang di mana debat publik digelar.

“Hanya lima mahasiswa Nusa Putra yang bisa masuk dan itupun tidak diberikan waktu untuk bertanya,” ungkap Fauzi Hilman, Sekretaris BEM Nusa Putra kepada sejumlah media Sabtu (26/10/2024).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, sejumlah Mahasiswa Universitas Nusa Putra sebelum acara debat publik dimulai, mereka sempat bentangkan spanduk di akses masuk lokasi Debat Publik Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Mosi Tidak Percaya Tikus Pemerintah”

“Aksi ini merupakan bentuk aksi simbolis dan spontan karena tidak diperbolehkan masuk melihat langsung debat publik, untuk mengeluarkan aspirasi kepada calon Bupati Sukabumi,”tegasnya.

“Ini bentuk kekecewaan dari kita, karena kami mahasiswa punya aspirasi dan keresahan yang ingin kami sampaikan ke calon Bupati. Politik hari ini tidak bisa sampai ke mahasiswa langsung hanya diwakili oleh lembaga,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *