BERITAUSUKABUMI.COM-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota dan Kabupaten Sukabumi berlangsung meraih dan khidmat.
Dalam momen bersejarah ini, pemerintah juga menyerahkan remisi umum dan dasawarsa kepada ribuan warga binaan, termasuk warga binaan di Lapas Kelas IIA Warungkiara dan Lapas Nyomplong Kota Sukabumi.
Remisi umum diberikan kepada 981 narapidana, sementara remisi dasawarsa kepada 1.059 orang. Kebijakan ini menjadi wujud penghargaan negara atas perilaku baik warga binaan sekaligus motivasi agar mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih baik.
Remisi umum Kemerdekaan RI dan dasawarsa tahun 2025 kepada narapidana dan anak binaan Lapas Kelas IIA Warungkiara.
Remisi umum Kemerdekaan RI diberikan kepada 981 narapidana dan remisi dasawarsa diberikan kepada 1.059 orang.
Atas pemberian remisi tersebut, sebanyak 19 orang langsung menerima surat kebebasan. Sedangkan di Lapas Nyomplong 358 orang menerima remisi umum, dan 8 langsung bebas
Upacara HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Sukabumi, Wakil Bupati Andreas membacakan amanat Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Yusril Ihza Mahendra.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang yang penuh pengorbanan. Karena itu, generasi penerus bangsa wajib memperingati momen ini dengan menanamkan kembali nilai-nilai luhur kebangsaan.
“Kita berdiri tegak di bawah bendera Merah Putih bukan semata karena perjalanan waktu, tetapi berkat semangat persatuan, pengorbanan, dan cinta tanah air. Kemerdekaan ini adalah buah perjuangan tanpa pamrih para pahlawan yang rela mengorbankan darah, air mata, bahkan nyawa,” ujar Andreas menyampaikan amanat Yusril.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa kemerdekaan harus dijaga, dimaknai, dan diwariskan kepada generasi mendatang dalam kondisi yang lebih baik. Hal itu hanya bisa diwujudkan dengan kerja keras, kolaborasi, serta pelayanan publik terbaik demi kesejahteraan rakyat.
“Marilah kita teguhkan komitmen, perkuat sinergi, dan bekerja tanpa lelah untuk mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945,” tegasnya.





