DMC Dompet Dhuafa Serahkan Dua Perahu Mesin untuk Dukung Akses Pendidikan di Sukabumi

Sejumlah pelajar SDN SD Negeri Ciloma, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi saat menaiki perahu bantuan DMC Dompet Dhuafa (dmcforberitausukabumi)

BERITAUSUKABUMI Dalam upaya mendukung akses pendidikan di wilayah terpencil, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan dua unit perahu mesin kepada SD Negeri Ciloma, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (17/07/2025).

Tak hanya perahu, bantuan juga mencakup 46 pelampung untuk anak-anak dan dewasa serta dua unit ring buoy. DMC Dompet Dhuafa turut melakukan peremajaan dermaga perahu yang kini dilengkapi dengan papan penanda resmi.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada Kepala SDN Ciloma dalam sebuah seremoni yang turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena, serta perwakilan pemerintah desa, warga, dan wali murid.

Bacaan Lainnya
bantuan dua unit perahu mesin kepada SD Negeri Ciloma, Desa Cibitung, Kecamatan Ciloma, Kabupaten Sukabumi,
Bantuan dua unit perahu mesin kepada SD Negeri Ciloma, Desa Cibitung, Kecamatan Ciloma, Kabupaten Sukabumi,

Kepala DMC Dompet Dhuafa, Shofa Qudus, menyebutkan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi kebaikan yang ditujukan untuk wilayah-wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), demi memastikan pendidikan tetap bisa dijangkau.

“Berdasarkan hasil asesmen kami, keberadaan perahu tambahan sangat mendesak. Perahu ini bukan hanya penting bagi siswa dan guru, tetapi juga krusial untuk keperluan evakuasi saat terjadi bencana,” ujar Shofa.

Hal senada disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena. Ia menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial seperti Dompet Dhuafa sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya mitigasi hingga tahap pemulihan pascabencana.

“Kami mengapresiasi dukungan ini. Ke depan, kami harap potensi relawan dan lembaga sosial tetap berkomitmen memperhatikan daerah-daerah seperti Ciloma,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SDN Ciloma, Mumus, menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi para siswa yang selama ini harus menyeberangi Sungai Cikaso demi bisa bersekolah.

“Apa yang diberikan bukan sekadar fasilitas, tapi juga bentuk nyata kepedulian dan semangat gotong royong. Ini menyuntikkan semangat baru bagi anak-anak untuk terus belajar,” ucap Mumus.

Dua unit perahu mesin yang diberikan masing-masing berukuran panjang 9 meter, lebar 2 meter, dan ketebalan 3 cm. Perahu ini akan digunakan oleh siswa, guru, serta masyarakat umum yang tinggal di seberang Sungai Cikaso.

Selama ini, mereka mengandalkan perahu lama hasil donasi lembaga swadaya masyarakat pada 2019, yang kini kondisinya sudah mulai rusak dan keropos.

Dengan tambahan dua perahu baru ini, diharapkan mobilitas pelajar dan warga akan lebih aman dan nyaman. Perahu juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti pergi ke ladang, bekerja, atau mengakses layanan kesehatan di seberang sungai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *