beritausukabumi.com-Pagi-pagi warga Sukabumi sempat […]
BERITAUSUKABUMI.COM-Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak […]
NEWS
Tag: bencana alam
Ini Dampak Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Warungkiara Sukabumi
beritausukabumi.com-Pada Minggu (29/9/2024) kemarin, […]
Sejumlah Daerah Rasakan Gempa Bumi di Wilayah Bandung Raya
beritausukabumi.com-Wilayah Bandung Raya diguncang […]
Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem Marwan Hamami Jajarannya Selalu Tanggap dan Waspada Hadapi Bencana
Kondisi cuaca ekstrem yang tak menentu saat ini menjadi perhatian serius Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.
Untuk itu, dalam rapat Bulan Maret Tahun 2024 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (18/3/2024), Marwan Hamami meminta jajarannya untuk lebih tanggap dalam menghadapi ancaman potensi bencana alam yang diakibat cuaca ekstrem saat ini.
Kena Longsor, Puluhan Murid Madrasah di Cikakak Sukabumi Diliburkan
salah satu madrasah Yayasan Nurul Iman di Kampung Legok Jabon RT/RW 005/004 Desa Cirendang Kecamatan Cikakak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terpaksa untuk sementara tidak bisa mengikuti kegiatan belajar karena bangunan madrasahnya tertimpa longsor yang terjadi pada Minggu (12/11/2023).
Begini Kondisi Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat terjadi Gempa di Maroko
Saat terjadi musibah gempa di Maroko berkekuatan 6,8 SR yang terjadi Jumat (08/09/2023), Bupati Sukabumi, Marwan Hamami dan rombongan masih berada di Maroko untuk mengikuti Konferensi International ke 10 Global Geopark Network (GGN) di M’Goun UGGp, Marakesh, Maroko.
Untuk diketahui, wilayah Marakesh, Maroko merupakan wilayah tempat berlangsung dan berkumpulnya para peserta dari berbagai negara di Konferensi International ke 10 Global Geopark Network (GGN) di M’Goun UGGp termasuk Bupati Marwan Hamami dan rombongan.
BMKG Dapat Hibah Tanah Seluas 2 Hektare dari Pemkab Sukabumi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diberi hibah tanah seluas 2 hektare di daerah Gunung Butak Cikeong Kecamatan Palabuhanratu, oleh Pemkab Sukabumi.
Banjir Bandang di Warungkiara Sukabumi Satu Rumah Rusak
Banjir bandang di wilayah Kecamatan Warungkiara tepatnya di Kampung Cigadog RT 004 RW 006 Desa Bantarkalong, itu akibat air Sungai Cigadog meluap.
Kapolres Sukabumi Bawa Pasukan Brimob Ke Kabandungan Sukabumi
BERITAUSUKABUMI.COM-Kapolres Sukabumi AKBP Maruly […]
Daerahnya Rawan Bencana Marwan Hamami Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Provinsi
BERITAUSUKABUMI.COM-Bupati Sukabumi Marwan Hamami meminta pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat untuk memberikan perhatian lebih kepada Kabupaten Sukabumi dalam penangganan bencana alam.
Hal ini ditegaskan Marwan Hamami mengingat Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah yang paling mengalami rawan bencana alam. “Kabupaten Sukabumi adalah daerah rawan bencana sudah sewajarnya menjadi perhatian utama semua pihak, terutama dalam hal dukungan anggaran bencana,”ungkap Marwan Hamami usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023 yang di buka secara langsung Presiden RI Joko Widodo, di Jakarta International Expo Hall B1 dan B2 Arena JI Expo Kemayoran Jakarta , Kamis (2/3/2023).
Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023 di gelar BNPB dengan tema “Penguatan Resiliensi Berkelanjutan dalam Menghadapi Bencana” dan diikuti oleh kurang lebih 4000 peserta yang hadir secara langsung maupun virtual.
“Saya berharap dengan rakor ini upaya penanganan bencana akan lebih efektif terutama di daerah berdasarkan standar pelayan minimal,”kata Marwan Hamami.
Rakornas diikuti oleh unsur BNPB, gubernur dan jajaran porkopimda Provinsi Bupati/Walikota beserta jajaran porkopimda kabupaten/kota, perwakilan kementrian, lembaga utusan dan perwakilan negara sahabat, organisasi masyarakat, perguruan tinggi ,media dan relawan bencana.
Adapun tujuan yang akan dicapai dari penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023 adalah Penguatan kolaborasi dan sinergitas lembaga PB dari level pusat hingga ke daerah, identifikasi hambatan, tantangan, dan evaluasi capaian program PB di Daerah hingga tahun 2023.
Internalisasi dan penyelarasan rencana program PB Nasional-Provinsi-Kabupaten/ Kota dan antar daerah tahun 2023 dan 2024, penyusunan rumusan rencana aksi BNPB-BPBD untuk tahun 2023 dan 2024 serta Sinkronisasi rencana aksi penyusunan Teknokratis RPJMD 2025-2029 terkait kebencanaan di daerah.
Hal ini ditegaskan Marwan Hamami mengingat Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah yang paling mengalami rawan bencana alam. “Kabupaten Sukabumi adalah daerah rawan bencana sudah sewajarnya menjadi perhatian utama semua pihak, terutama dalam hal dukungan anggaran bencana,”ungkap Marwan Hamami usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023 yang di buka secara langsung Presiden RI Joko Widodo, di Jakarta International Expo Hall B1 dan B2 Arena JI Expo Kemayoran Jakarta , Kamis (2/3/2023).
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









