Sudah Dua Kali, Gubernur Dedi Mulyadi Candai Bupati Asep Japar di Forum Resmi

BERITAUSUKABUMI.COM-Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali melancarkan candaannya ke Bupati Sukabumi, Asep Japar.

Terhitung sudah dua kali, Dedi Mulyadi mencandai Asep Japar dalam forum resmi.

Terbaru, Dedi menyebut Asep sebagai “bupati lesu” karena kondisi jalan rusak di wilayahnya yang tak kunjung diperbaiki akibat keterbatasan anggaran.

Bacaan Lainnya

Sindiran itu dilontarkan Dedi dalam Rapat Koordinasi Infrastruktur Wilayah Selatan Jawa Barat yang digelar di Gedung Sate, Bandung, pada Selasa (20/5/2025).

“Bupati Sukabumi ini wajahnya itu kelihatan lesu.duit eweh (tidak ada), jalan butut (rusak), teu (tak) bisa angeus (beres) ku (sama) ngopi, kudu neangan duitna,”candanya.

Ini bukan kali pertama Dedi melontarkan kritik dengan gaya humor terhadap Bupati Sukabumi.

Pada Februari lalu, dalam Musrenbangwil Jabar Gawe Rancage, ia sempat menyebut Asep Japar sebagai “bupati musibah”.

Istilah itu merujuk pada banyaknya persoalan musibah bencana alam yang menimpa Kabupaten Sukabumi.

Menurut data Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi tahun 2024, setidaknya ada 270 km jalan kabupaten dalam kondisi rusak sedang hingga berat, terutama di wilayah selatan seperti Cisolok, Ciemas, dan Simpenan.

Namun, anggaran perbaikan infrastruktur jalan terhambat oleh pemangkasan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat sebesar 18 persen.

Menanggapi pernyataan Gubernur, Asep Japar mengaku tidak tersinggung. Ia menilai gaya komunikasi Dedi memang sering memadukan humor dengan kritik.

“Itu gaya beliau. Saya tidak masalah, justru saya anggap sebagai bentuk perhatian. Kami di daerah tetap fokus mencari solusi terbaik untuk infrastruktur,” ujar Asep Japar kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Rabu (21/5/2025).

Menanggapi masalah anggaran, Gubernur Dedi menyatakan bahwa Pemprov Jawa Barat siap membantu lewat skema Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) jika pemerintah kabupaten mengajukan proposal yang sesuai prioritas dan teknis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *