BERITAUSUKABUMI.COM-Warga di sejumlah desa di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan menumpuknya sampah di pinggir jalan.
Kondisi ini terjadi akibat kerusakan pada armada pengangkut milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, yang menyebabkan pengangkutan sampah menjadi terhambat.
Keluhan ini salah satunya datang dari Jiah Tushulloh, warga Desa Cibolangkaler yang juga menjabat sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cibolangkaler ini.
Ia menyampaikan bahwa sudah beberapa hari sampah di desanya tidak diangkut, sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan warga.
“Sudah hampir satu minggu sampah di pinggir jalan tidak diangkut. Kami khawatir ini bisa jadi sumber penyakit,” ujar pria yang akrab disapa Bang Oji ini, Jumat (2/5/2025).
Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa desa lain di wilayah Kecamatan Cisaat dan kecamatan lain di Kabupaten Sukabumi. Tumpukan sampah dilaporkan terlihat di titik-titik strategis seperti dekat pasar, fasilitas umum, dan jalan utama.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, membenarkan adanya gangguan dalam layanan pengangkutan sampah.
Menurutnya, dari 20 truk sudah selesai diperbaiki dan terdapat sekitar lima kendaraan pengangkut yang kondisinya tidak layak digunakan, namun kerusakannya lebih banyak pada bagian bak truk yang sudah aus dan perlu diperbaiki.
“Memang ada sekitar lima kendaraan yang tidak layak beroperasi saat ini. Tapi ketidaklayakannya lebih pada kondisi bak truknya, bukan pada mesin. Saat ini kami sedang upayakan perbaikan secara bertahap,” jelas Prasetyo.
DLH menyatakan tengah menyusun langkah alternatif, termasuk menjadwalkan ulang rute pengangkutan dengan armada yang masih berfungsi.
Namun demikian, warga berharap penanganan dilakukan secepat mungkin agar tumpukan sampah tidak terus meluas dan mengganggu kesehatan serta kenyamanan lingkungan.





