BERITAUSUKABUMI.COM-Peringatan 10 tahun Haul Akbar Pangersa Uwa KH. Zezen ZA Bazul Asyhab, pendiri Pondok Pesantren Azzainiyah, berlangsung khidmat dan penuh makna di Pesantren Azzainiyah Nagrog, Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (30/8/2025).
Acara ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa-jasa ulama kharismatik yang telah banyak berkontribusi bagi umat dan bangsa.
Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, KH. Fathillah Nadziri, menegaskan bahwa Haul Akbar bukan hanya acara rutin tahunan, tetapi juga ajang memperkuat ikatan spiritual serta menghidupkan kembali teladan para ulama.
“KH. Zezen ZA Bazul Asyhab adalah sosok ulama kharismatik yang meninggalkan warisan besar, baik berupa ilmu, keteladanan, maupun semangat perjuangan.
Haul ini harus menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya generasi muda, agar tidak melupakan nilai-nilai luhur yang beliau wariskan,” ungkap KH. Fathillah.
Menurutnya, keberkahan dan keberlanjutan dakwah ulama sangat bergantung pada kesungguhan umat dalam menjaga ajaran mereka.
Ia mengajak masyarakat, terutama kalangan santri, untuk terus melanjutkan perjuangan dengan berpegang pada nilai keilmuan, akhlak mulia, serta persatuan umat.
Catat Sejarah, Gelar Tiga Bahtsul Masail Sekaligus
Acara Haul Akbar tahun ini menjadi catatan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, satu pesantren menyelenggarakan tiga Bahtsul Masail sekaligus, dengan melibatkan 55 Lembaga Bahtsul Masail (LBM) dari Zona 4 Jawa Barat yang meliputi Sukabumi, Cianjur, Bogor, Depok, Purwakarta, dan Garut.
Pimpinan Pondok Pesantren Azzainiyah, KH. Aang Abdullah Zein, menyampaikan rasa syukurnya.
“Kami haturkan terima kasih atas kedatangan para guru dan kiai. Semoga acara ini membawa keberkahan bagi santri, umat, dan masyarakat Sukabumi,” ujarnya.
KH. Fathillah Nadziri menekankan bahwa haul dan forum Bahtsul Masail ini bukan hanya tradisi, tetapi sarana menguatkan ukhuwah Islamiyah.
“Persatuan umat adalah kekuatan terbesar. Melalui acara ini, kita diajak untuk meneladani perjuangan ulama, memperkuat akhlak, serta membangun masyarakat yang beriman dan sejahtera,” pungkasnya.
Sementara, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bahagianya. Ia menilai sosok KH. Zezen merupakan figur panutan yang patut diteladani.
“Saya berharap generasi selanjutnya mampu mengembangkan dan mengaktualisasikan apa yang telah beliau berikan untuk umat,” ujar Wabup.
Dalam acara tersebut juga dilaksanakan Pelantikan Pengurus Idaroh Wustho Jatman Jawa Barat periode 2025–2030, serta pelantikan Idaroh Syu’biyah Jatman Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Purwakarta, dan Garut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan. Semoga ini menjadi momentum untuk memperkuat amanah dakwah dan meneguhkan akhlakul karimah di tengah masyarakat,” tambahnya.





