BERITAUSUKABUMI.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menegaskan komitmennya dalam memastikan kehalalan seluruh aspek Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BPJPH, Haikal Hassan, menyampaikan bahwa pihaknya akan langsung terbang ke China untuk memeriksa food tray atau wadah makan yang belakangan menuai polemik karena diduga mengandung unsur non-halal.
Menurut Haikal, langkah tersebut penting agar isu yang berkembang di masyarakat tidak berhenti pada sebatas rumor atau hoaks. “Kami ingin melakukan audit menyeluruh, sehingga kepastian halal bisa dibuktikan secara ilmiah dan objektif,” ujarnya.
Sertifikasi Halal untuk Makanan hingga Peralatan
BPJPH menekankan bahwa jaminan halal pada program MBG tidak hanya berlaku bagi makanan yang disajikan. Proses sertifikasi juga akan mencakup dapur penyedia, menu, hingga peralatan yang digunakan, termasuk food tray impor dari China.
“Halal itu menyeluruh. Mulai dari bahan makanan, dapur, hingga wadah penyajian harus dipastikan sesuai standar halal. Bahkan, penyelia halal juga akan ditunjuk untuk mengawasi prosesnya,” tambah Haikal.
Upaya ini merupakan sinergi antara BPJPH dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjamin pemenuhan gizi masyarakat tetap sesuai standar halal dan terjamin kualitasnya.
Produksi Dalam Negeri Belum Mencukupi
Di sisi lain, Kepala BGN, Dadan Handayana, menjelaskan bahwa impor food tray dari China terpaksa dilakukan karena produksi dalam negeri masih terbatas.
Kapasitas produksi nasional hanya mencapai sekitar 10 juta tray per bulan, sementara kebutuhan MBG hingga akhir tahun diperkirakan mencapai tambahan 70 juta tray.
Meski demikian, Dadan memastikan ke depan BGN akan memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri, terutama untuk wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Proses pengadaan akan melibatkan BPJPH, BPOM, serta Kementerian Perindustrian guna menjamin aspek halal, higienitas, dan standar nasional Indonesia (SNI).
“Keamanan, kesehatan, dan kehalalan adalah prioritas kami. Program Makan Bergizi Gratis harus memberi rasa tenang bagi masyarakat,” tegas Dadan.
SUMBER : KUMPARAN





