BERITAUSUKABUMI.COM-Kritik tajam kembali dialamatkan kepada Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, oleh Anggota DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdany terkait pernyataannya mengenai Ubaidillah.
Danny Ramdany menilai Ayep Zaki kerap melontarkan tuduhan tanpa dasar yang jelas. Alih-alih fokus menjelaskan alasan memilih Ubaidillah yang merangkap beberapa jabatan, Ayep Zaki dinilai seharusnya memberikan informasi yang objektif dan transparan.
Danny Ramdany, menilai pernyataan Aep Zaki yang mengaitkan rapor merah pemerintahan periode 2020–2023 dengan sosok Ubaidillah tidak tepat.
“Pak Wali sering asbun (asal bunyi). Bukannya menjelaskan alasan kenapa memilih Ubaidillah, justru malah mengaitkan hal lain seolah di Sukabumi tidak ada ASN atau profesional yang mampu menempati posisi itu,” ujar Anggota DPRD Kota Sukabumi kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Rabu (3/9/2025).
Menurut Danny, rapor merah pada periode itu tidak bisa dikaitkan langsung dengan individu tertentu. Ia menegaskan, pandemi COVID-19 sangat memengaruhi capaian kinerja daerah, termasuk Kota Sukabumi.
“Kalau alasannya rapor merah lalu dikaitkan dengan Pak Haji Ubaidillah, saya rasa tidak ada hubungannya. Apalagi Sukabumi saat itu justru dinilai cukup berhasil menangani pandemi dan bahkan meraih prestasi di tingkat nasional,” kata Danny.
Danny juga menambahkan, sejumlah indikator kinerja daerah menunjukkan hasil positif, di antaranya capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK serta kinerja perusahaan daerah yang dinilai baik.
Ia mengingatkan, seorang kepala daerah sebaiknya berhati-hati dalam memberikan pernyataan publik agar tidak menimbulkan tafsir negatif maupun polemik baru.
“Saya berharap Pak Wali lebih fokus menjelaskan alasan mempercayakan posisi kepada Pak Haji Ubaidillah, daripada mengungkit hal lain yang justru menimbulkan perdebatan,” pungkasnya.





