Sudah Minta Maaf Terkait Ujaran Kebencian ke Muhamadiyah Anak Buah Ayep Zaki Tetap Dilaporkan ke Polisi

Kasus dugaan ujaran kebencian terhadap organisasi Islam Muhammadiyah di Kota Sukabumi menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Nama Imron Rosyadi mencuat setelah unggahannya di Facebook dinilai mengandung unsur penghinaan dan memicu polemik di tengah masyarakat. Imron diketahui merupakan anggota Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), organisasi yang didirikan oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki.
Foto dokumentasi Imron Rosyadi (kiri) anggota FKDB foto bersama Ayep Zaki dalam suatu acara (sumber:istimewa)

BERITAUSUKABUMI.COM-Kasus dugaan ujaran kebencian terhadap organisasi Islam Muhammadiyah di Kota Sukabumi menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Nama Imron Rosyadi mencuat setelah komentarnya di Facebook dinilai mengandung unsur penghinaan dan memicu polemik di tengah masyarakat.

Imron diketahui merupakan anggota Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), organisasi yang didirikan oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki.

Bacaan Lainnya

Laporan terhadap Imron Rosyadi resmi diajukan ke Polres Sukabumi Kota pada Jumat (20/3/2026) oleh Ketua Majelis Hukum dan HAM Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sukabumi, Rozak Daud.

Pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut dengan nomor: STTLP/B/141/III/2026/SPKT/Polres Sukabumi Kota.

Imron Rosyadi sendiri dalam sebuah video secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas komentarnya yang dinilai tidak pantas.

Imron mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Imron juga berharap masyarakat tetap menjaga sikap saling menghormati di tengah keberagaman.

Kader Pemuda Muhamadiyah Sukabumi usai membuat laporan ke Mapolres Sukabumi Kota

Meski sudah meminta maaf secara terbuka, akan tetapi Rozak Daud tetap akan terus menempuh langkah hukum terhadap perbuatan Imron yang dinilai telah merendahkan nama baik Muhammadiyah.

“Tetap kami laporkan dan akan kami kawal laporan tersebut. Laporan kami diterima sekitar pukul 08.40 WIB. Awalnya kami menemukan postingan tersebut di lingkungan Kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI),” ujarnya.

Kasus ini mencuat di tengah polemik tidak diizinkannya penggunaan Lapang Merdeka untuk pelaksanaan Solat Idulfitri oleh warga Muhammadiyah di Sukabumi.

FKDB Minta Maaf dan Ambil Sikap Tegas

Dikutip dari akun instagram @fkdb.or.id, pihak FKDB menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada Muhammadiyah dan masyarakat luas.

FKDB menegaskan bahwa pernyataan yang diunggah Imron Rosyadi merupakan sikap pribadi dan tidak mencerminkan nilai maupun sikap resmi organisasi yang menjunjung tinggi kerukunan dan persatuan.

Sebagai langkah tegas, FKDB juga buru-buru telah mencabut keanggotaan Imron Rosyadi dari organisasi yang banyak bergerak dibidang perberdayaan ekonomi masyarakat tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *