Jembatan Pamuruyan Cibadak Dikabarkan Amblas, Kementerian PU Pastikan Hoaks

Informasi mengenai kondisi Jembatan Pamuruyan di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang disebut mengalami amblas kembali beredar di masyarakat dan menimbulkan keresahan. Namun, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.
Kondisi jembatan Pamuruyan Cibadak beberapa tahun lalu yang kini dikabarkan kembali ambruk. (sumber:tangkapanlayar)

BERITAUSUKABUMI.COM-Informasi mengenai kondisi Jembatan Pamuruyan di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang disebut mengalami amblas kembali beredar di masyarakat dan menimbulkan keresahan. Namun, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

Pengawas Lapangan PPK 2.1 Jawa Barat Kementerian PU, Agus Warso, menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan berita lama yang kembali disebarkan dan tidak sesuai dengan kondisi jembatan saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Agus menanggapi beredarnya unggahan video di grup aplikasi perpesanan WhatsApp pada Kamis (22/1/2026) dengan narasi “Jembatan Pamuruyan Amblas”. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa jembatan penghubung Cibadak–Cicurug baru saja mengalami amblas.

Bacaan Lainnya

“Peristiwa amblasnya jembatan memang pernah terjadi pada akhir tahun 2022. Namun, kerusakan tersebut sudah lama ditangani dan diperbaiki oleh pihak terkait,” ujar Agus.

Ia memastikan, saat ini kondisi Jembatan Pamuruyan dalam keadaan aman, normal, dan berfungsi sebagaimana mestinya. Arus lalu lintas di jembatan tersebut juga dapat dilalui tanpa kendala.

Seiring maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi, Agus mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap kabar yang beredar di media sosial maupun grup percakapan tanpa memastikan kebenarannya di lapangan.

Kabar serupa juga dibantah oleh Camat Cibadak, Mulyadi, serta Hendryana selaku Staf Ahli Dewan Pers. Keduanya memastikan bahwa hingga Kamis (22/1/2026), Jembatan Pamuruyan berada dalam kondisi aman dan layak dilalui kendaraan.

Dengan demikian, informasi yang menyebut Jembatan Pamuruyan amblas dipastikan tidak benar dan menyesatkan. Masyarakat diminta tetap tenang dan mengandalkan informasi resmi dari instansi berwenang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *