BERITAUSUKABUMI.COM-Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH Ujang Hamdun, menegaskan bahwa pelaksanaan Majelis Pengajian Aparatur merupakan amanat resmi yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) dan wajib dijalankan secara konsisten oleh seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Penegasan tersebut disampaikan KH Ujang Hamdun pada Jumat (12/12/2025) dalam rangka memperkuat peran dakwah serta pembinaan akhlak mulia bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sukabumi.
Menurutnya, Majelis Pengajian Aparatur bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah tholabul ilmi yang bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman, mengikis kebodohan, serta menanamkan nilai-nilai Islam sebagai pedoman hidup hingga akhir hayat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi dalam mewujudkan Sukabumi Mubarakah.
KH Ujang Hamdun menekankan bahwa pembinaan akhlak tidak boleh terbatas pada kalangan pelajar saja, melainkan harus menjangkau seluruh unsur pemerintahan.
Oleh karena itu, ia mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari camat, kepala desa, Perumda, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga organisasi profesi dalam kegiatan pengajian aparatur tersebut.
“Pembiasaan akhlak mulia harus dimulai dari aparatur pemerintahan. Ini menjadi catatan kebaikan bagi kita semua sekaligus teladan nyata bagi masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Kantor MUI Kabupaten Sukabumi.
Dalam kesempatan yang sama, KH Ujang Hamdun juga mengingatkan BKPSDM Kabupaten Sukabumi agar melakukan evaluasi kinerja ASN secara menyeluruh.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan aparatur dalam Majelis Pengajian Aparatur perlu menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses jabatan dan kepangkatan melalui Baperjakat.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Hal itu dibuktikan dengan adanya penandatanganan resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi.
Bahkan, Bupati Sukabumi berharap seluruh aparatur wajib mengikuti, mendukung, serta melaporkan pelaksanaan Majelis Pengajian Aparatur kepada BKPSDM dan Sekda.
“Ini merupakan ikhtiar bersama untuk membentuk aparatur yang profesional sekaligus berakhlak mulia demi terwujudnya Sukabumi yang mubarakah,” pungkasnya.





