Belasan Tahun Tanpa Identitas, Maman Penderita Penyakit Kulit ini Akhirnya Punya e-KTP di Ruang Perawatan

Disdukcapil Kota Sukabumi menerbitkan e-KTP untuk Maman, pemuda penderita penyakit kulit langka, langsung di ruang perawatan RSUD R. Syamsudin. Setelah belasan tahun tanpa identitas, kini Maman resmi tercatat sebagai warga Sukabumi dan bisa mengakses layanan kesehatan.
Petugas Disdukcapil Kota Sukabumi melakukan perekaman e-KTP untuk Maman langsung di ruang perawatan RSUD R. Syamsudin, S.H.(ist)

BERITAUSUKABUMI.COM-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi akhirnya membuatkan KTP elektronik (e-KTP) untuk Maman Abdurohman (23), warga Jalan Benteng Kidul RT 002/RW 002, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong.

Uniknya,  karena melihat kondisi Maman yang mendesak, proses perekaman dan penerbitan dokumen identitas data e-KTP ini dilakukan langsung di ruang perawatan rumah sakit tempat Maman dirawat di RSUD R.Syamsudin SH.

“Ya gercep dari dinas kependudukan, sudah dilakukan proses perekaman untuk penerbitan e-KTP untuk Kang maman. Ini dilakukan agar Kang Maman segera memiliki identitas resmi sehingga berhak menerima layanan kesehatan maupun bantuan sosial,”ujar Mulyana Tomi, relawan KDM Sukabumi kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Selasa (26/8/2025).

Bacaan Lainnya

Maman selama hampir belasan tahun menanggung derita penyakit kulit langka tanpa pengobatan medis yang memadai.

Maman diketahui menderita penyakit kulit sejak usia enam tahun. Dalam rentang waktu itu, ia hanya sekali mendapat penanganan medis, lalu kondisinya dibiarkan tanpa tindak lanjut.

Mirisnya, hingga kini Maman tidak memiliki KTP, sehingga sulit memperoleh layanan kesehatan. Kondisi tersebut baru mendapat perhatian setelah sejumlah relawan turun tangan.

Pada Selasa (25/8/2025) malam, Team KDM yang dipimpin Kang Sulor dan Egi Sonia, mendatangi rumah Maman untuk memastikan kondisi sekaligus mencari solusi.

Tim KDM kemudian berkoordinasi dengan Lurah Benteng guna melengkapi dokumen administrasi kependudukan. Tak lama setelahnya, Maman dibawa ke RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *