Hadapi Penilaian KKS 2025, Sekda Sukabumi Dorong Stakeholder Perkuat Sinergi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, membuka Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025 yang digelar di Gedung Wanita Sukabumi, Selasa (29/04/2025). Rakor ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan Kabupaten Sukabumi menghadapi penilaian KKS 2025 sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencapai hasil terbaik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, membuka Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025 yang digelar di Gedung Wanita Sukabumi, Selasa (29/04/2025). Rakor ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan Kabupaten Sukabumi menghadapi penilaian KKS 2025 sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencapai hasil terbaik.

BERITAUSUKABUMI.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, membuka Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025 yang digelar di Gedung Wanita Sukabumi, Selasa (29/04/2025). Rakor ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan Kabupaten Sukabumi menghadapi penilaian KKS 2025 sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mencapai hasil terbaik.

Dalam sambutannya, Sekda Ade menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan untuk mempertahankan prestasi Kabupaten Sukabumi dalam program KKS. Ia mengingatkan bahwa program ini mencakup sembilan tatanan strategis yang harus dikelola dengan indikator yang jelas.

“Program ini melibatkan sembilan tatanan strategis, mulai dari kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman, pendidikan, pasar, perkantoran, transportasi, perlindungan sosial, hingga penanggulangan bencana. Semua ini harus dijalankan dengan indikator yang terukur,” ujar Ade Suryaman.

Bacaan Lainnya

Ketua Forum Sukabumi Sehat (FSKSS), Hj. Yani Jatnika Marwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa rakor ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian program KKS di Kabupaten Sukabumi.

“Setelah sukses menjadi penyelenggara Healthy Summit, kini kita dihadapkan pada tantangan penilaian KKS 2025. Kita telah meraih predikat Wistara, dan tahun ini kita berusaha keras untuk meraih predikat Paripurna,” jelas Yani.

Yani menambahkan, keberhasilan meraih predikat Paripurna membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga elemen masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Rapat koordinasi diikuti oleh berbagai unsur perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, hingga organisasi masyarakat yang tergabung dalam Forum Kabupaten/Kota Sehat (FKKS). Kegiatan berlangsung penuh semangat dengan sejumlah pembahasan terkait strategi dan inovasi baru untuk memperkuat kinerja di masing-masing tatanan.

Dengan penyelenggaraan Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap mampu mempertahankan reputasi daerah sebagai salah satu kabupaten sehat terbaik di Indonesia, serta terus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *