Pasca Bentrok, Satu Polisi Alami Patah Tulang Tangan, Satu Mahasiswa Patah Tulang Hidung

Andri Soemantri, jurnalis Sukabumi yang juga sempat jadi korban kekerasan saat bentrok aksi unjuk rasa menolak UU TNI

BERITAUSUKABUMI.COM-Pasca bentrok antara pengunjuk rasa dan polisi, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, mengonfirmasi ada seorang anggotanya yang jadi korban saat bentrokan. Anggotanya itu mengalami patah tulang pada bagian tangan.

Sementara, seorang mahasiswa mengalami cedera pada tulang hidung. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan medis untuk pemulihan lebih lanjut.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan kondisi kedua korban secara lebih rinci. Proses penyelidikan juga terus berjalan untuk mengungkap kronologi kejadian,” ujar AKBP Rita Suwadi kepada wartawan, usai menjenguk para korban di RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, Senin (24/3/2025) malam.

Bacaan Lainnya

Rita menjelaskan, saat ini pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi guna mendapatkan kejelasan lebih lanjut terkait insiden bentrokan yang terjadi.”Investigasi terus dilakukan untuk memastikan fakta yang sebenarnya,”ungkap Rita.

Rita meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi. “Kami tegaskan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,”tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, mengaku kecewa dengan insiden bentrokan tersebut.

Wawan menduga bentrokan ini terjadi akibat adanya penyusup yang menyusup di tengah massa aksi. Pasalnya, dua aksi unjuk rasa sebelumnya berlangsung dengan tertib dan kondusif.

“Hari ini cukup disayangkan, kemungkinan ada pihak yang menyusup. Saya yakin mahasiswa yang hadir di sini memang benar-benar ingin menyampaikan aspirasi tanpa ada kepentingan lain,”tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *