Pecah Ban Truk Pengangkut Sampah Milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Terguling

Satu unit truk pengangkut sampah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Palabuhanratu-Sukabumi tepatnya di Kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (12/10) sekitar pukul 08.30 WIB.
Satu unit truk pengangkut sampah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Palabuhanratu-Sukabumi tepatnya di Kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (12/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

beritausukabumi.com-Satu unit truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi  kecelakaan tunggal di Jalan Raya Palabuhanratu-Sukabumi tepatnya di Kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren,  pada Sabtu (12/10/2024) sekitar pukul 08.30 WIB pagi.

Pantauan langsung di lokasi kejadian, kondisi ban truk tersebut memang terbilang sudah tidak layak untuk mengaspal atau sudah tidak layak pakai.

Kasatlantas AKP Fiekry Adi Perdana, mengatakan kecelakaan terjadi karena truk pengangkut sampah merk Hino bernomor polisi F 8339 U itu karena mengalami pecah ban saat melaju di jalan menikung dan menanjak.

Bacaan Lainnya

Awalnya, ungkap Fiekry kendaraan truk Hino yang dikemudikan oleh Akusmawan ini melaju dari arah Palabuhanratu menuju Pasir Suren.

“Saat melewati tikungan dan tanjakan, ban belakang sebelah kanan tiba tiba pecah. Sehingga kendaraan kehilangan kendali dan terguling ke kanan dengan posisi ban sebelah kiri di atas,” jelas AKP Fiekry kepada wartawan.

Pada saat kejadian, kondisi jalan sedang landai. Tim dari Satlantas Polres Sukabumi segera melakukan pengecekan dan evakuasi terhadap truk yang terguling.”Proses evakuasi sudah dilakukan,”ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa atau luka serius dalam kecelakaan tunggal ini.”Kami mengimbau para pengendara untuk lebih waspada dan berhati-hati, terutama menjelang akhir pekan ketika lalu lintas dipadati oleh kendaraan wisatawan,”tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *