HEADLINE, Sukabumi

Kesaksian Noval Anak Kepsek SDN Cimuncang Bojonggenteng yang jadi Korban Ledakan Tabung Gas CNG

Saksi mata Muhammad Noval Isnaini, anak kedua dari almarhumah Heni Handayani, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Cimanggu Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang jadi korban tewas ledakan tabung gas Compressed Natural Gas atau CNG mengungkapkan peristiwa tragis yang merenggut nyawa ibu kandungnya tersebut.

Menurut Noval ketika ledakan tabung gas Compressed Natural itu terjadi, kondisi lalu lintas sedang macet panjang.

“Pada saat itu ada tiga orang di dalam mobil yang saya kendarai, yaitu saya, istri saya dan ibu saya. Ibu saya berada di kursi depan sedangkan istri saya di kursi belakang kursi. Posisi mobil saya kedua setelah mobil Vitara,”ungkap Noval kepada sejumlah wartawan, Selasa (28/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Rekaman CCTV Mobil Avanza Hitam Diduga Mobil yang Ditumpangi Kepsek SDN Cimuncang Korban Ledakan Gas CNG

Salah seorang korban tewas pada ledakan tabung gas Compressed Natural Gas atau CNG diketahui bernama Heni Handayani (56 tahun), seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Cimuncang Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dari informasi yang dihimpun, Heni merupakan warga Kampung Bojonggenteng RT 02/01, Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Korban Heni Handayani saat ledakan tabung gas Compressed Natural Gas terjadi, Heni berada di mobil Toyota Avanza berwarna hitam, dengan nomor polisi F 1283 QZ.

Dari rekaman CCTV yang diterima BERITAUSUKABUMI.COM, Mobil Avanza warna hitam tersebut terpantau melintas di lokasi kejadian atau tepatnya di Lodaya Karangtengah Cibadak Kabupaten Sukabumi.

Kepsek SMP Negeri 1 Ciambar jadi Tersangka, AKSI Minta PGRI Sukabumi dan Jabar Turun Tangan

Penetapan tersangka Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Ciambar Kabupaten Sukabumi, terkait tewasnya Mandala Aditya Pratama (13 tahun) peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Negeri 1 Ciambar Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi, mendapat tanggapan Ketua DPP Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI), Dudung Koswara.

Atas penetapan tersangka Kepsek SMP Negeri 1 Ciambar Dudung meminta PGRI Kabupaten Sukabumi dan PGRI Jawa Barat, turun langsung untuk memberikan bantuan hukum dan pengawalan selama proses hukum yang dihadapi Kepsek SMP Negeri 1 Ciambar.

“Apapun yang terjadi, PGRI Kabupaten Sukabumi dan PGRI Jawa Barat harus turun tangan langsung, ini agar proses penegakan hukum yang dialami kepala sekolah bersangkutan berjalan objektif,”kata Dudung Koswara dikonfirmasi BERITAUSUKABUMI.COM, Jumat (28/7/2023).

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.