HEADLINE, Khasanah

Tahun Ini 1.704 Calon Jemaah Haji Kabupaten Sukabumi Siap Berangkat ke Tanah Suci Mekkah

Kepala Seksi Penyelanggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan mengatakan Kabupaten Sukabumi, tahun 2024 ini mendapatkan kuota normal sejumlah 1.642 jemaah haji.

“Kemudian kita juga mendapatkan kuota tambahan sejumlah 62 jemaah sehingga total jumlah jemaah Kabupaten Sukabumi yang insya Allah akan berangkat tahun ini sejumlah 1704 jemaah,”ungkap Manan kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Rabu (24/4/2024).

Untuk persiapan keberangkatan calon jemaah haji terus dilakukan terutama dokumen-dokumen sebagai pelengkap perjalanan jemaah haji.

HEADLINE, Inimah Sukabumi

Ini Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Kabupaten Sukabumi

Jemaah haji asal Indonesia termasuk jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi, dijadwalkan sudah mulai tiba di tanah air pada Kamis (6/7/2023).

Kepala Seksi (Kasi) Urusan Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi Rizal Ramadhan mengatakan, untuk pemulangan jemaah haji Kabupaten Sukabumi dimulai dari jemaah haji kloter 6.

Di Mekkah Jemaah Haji Sukabumi Banyak Alami Penyakit Demensia

Kondisi kesehatan seluruh jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi yang saat ini berada di Mekkah, masih dalam kondisi katagori kesehatan dibatas aman.

Hal itu diungkapkan salah satu petugas tim medis pendamping jemaah haji Kabupaten Sukabumi, dr. Risdi Pramesta.”Bahkan bisa disebut kondisi kesehatan para jemaah haji secara keseluruhan dalam kondisi sangat aman,”kata dr.Risdi Pramesta saat dikonfirmasi BERITAUSUKABUMI.COM dari Mekkah, Jumat (30/6/2023).

HEADLINE, PERISTIWA

Jemaah Haji Dikabarkan Terlantar di Mekkah Ini Klarifikasi Kementrian Agama Sukabumi

Kabar jemaah haji asal sejumlah daerah di Jawa Barat termasuk jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi, yang dikabarkan terlantar di muzdalifah Mekkah, dibantah Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi.

Dikonfirmasi BERITAUSUKABUMI.COM, Kepala Seksi (Kasi) Urusan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Rizal Yusup Ramadhan mengatakan terkait postingan jemaah waktu di muzdalifah itu merupakan sesuatu yang tidak benar.

“Jemaah bukan telantar, memang polarisasi pengangkutan setiap maktab itu berbeda-beda dan secara bertahap,”kata Rizal Yusup Ramadhan melalui pesan video yang ia kirim ke BERITAUSUKABUMI.COM, Jumat (29/6/2023).

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.