beritausukabumi.com-Dwi Surini, Kepala Kantor […]
beritausukabumi.com-Dwi Surini, Kepala Kantor […]
NEWS
Tag: Dwi Surini
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Dwi Surini Pindah Tugas
beritausukabumi.com-Kepala Kantor Badan Pelayanan […]
BPJS Kesehatan Sukabumi Ungkap Alasan Pemkab Sukabumi Raih UHC Award 2024
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Sukabumi, Dwi Surini mengungkap alasan Pemkab Sukabumi menyabet Universal Health Coverage (UHC) Award 2024 katagori Pratama.
10 Desa di Kabupaten Sukabumi Terpilih jadi Percontohan Program Pesiar BPJS Kesehatan
Sebanyak 10 desa di Kabupaten Sukabumi masuk dalam pilot project program Petakan, Sisir, Advokasi, Registrasi (Pesiar) yang digagas BPJS Kesehatan.
Pemkab Sukabumi Komitmen Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga
Plh Sekda Kabupaten Sukabumi Toha Wildan Athoilah menghadiri Forum Komunikasi Implementasi Strategi Pencapaian universal health coverage (UHC) Semester II
Pencabutan UHC Non Cut Off Akan Ditarik BPJS Kalau Addendum Telah Disepakati
Pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sukabumi, akan segera menarik kembali pencabutan Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off BPJS Kesehatan di Kabupaten Sukabumi, jika addendum antara Pemkab Sukabumi dengan BPJS telah disepakati.
Untuk diketahui, dalam upaya mencari solusi persoalan pencabutan status UHC Non Cut Off BPJS Kesehatan di Kabupaten Sukabumi, sebelumnya Pemkab Sukabumi, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dan BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, beberapa hari lalu sudah melakukan rapat koordinasi di Ruang Pertemuan RSUD Sekarwangi Cibadak.
UHC Belum Dicabut Serikat Pekerja Ultimatum Kepala BPJS Cabang Sukabumi
Pencabutan program Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off di Kabupaten Sukabumi oleh BPJS Kesehatan, terus memantik reaksi dari berbagai kalangan.
Setelah pihak DPRD Kabupaten Sukabumi mendesak UHC Non Cut Off di Kabupaten Sukabumi segera dicabut. Kali ini reaksi muncul dari kalangan serikat pekerja atau buruh di Kabupaten Sukabumi.
UHC Non Cut Off Dicabut Ini Penjelasan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sukabumi, Dwi Surini memberi penjelasan perihal pencabutan UHC Non Cut Off bagi peserta BPJS katagori PBPU dan BP melalui program JKS-KIS yang selama ini dibiayai APBN dan APBD Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Dalam siaran pers yang diterima Redaksi BERITAUSUKABUMI.COM, Kamis (9/5/2024), Dwi Surini menuturkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir untuk menjamin kebutuhan pelayanan kesehatan penduduk Indonesia.
Kepala BPJS Kesehatan Sukabumi Dilempar Botol Air Mineral
Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dengan sejumlah instansi terkait untuk membahas pencabutan status Universal Health Coverage (UHC) Non-Cut Off PBPU/BP Pemda Kabupaten Sukabumi, sempat diwarnai insiden pelemparan botol air mineral yang ditujukan ke Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sukabumi, Dwi Surini.
Informasi yang berhasil dihimpun BERITAUSUKABUMI.COM, insiden pelemparan botol air mineral yang ditujukan ke Kepala BPJS Kesehatan Dwi Surini dilakukan Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana saat Andri mengikuti Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dengan sejumlah instansi terkait di Ruang Rapat RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/5/2024).
Kepala BPJS Kesehatan : UHC Kabupaten Sukabumi Kembali Naik di Angka 98,98 Persen
Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Sukabumi, Dwi Surini mengungkapkan jika posisi Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Sukabumi sudah baik.
Sampai saat ini UHC Kabupaten Sukabumi berada di angka 98,98 persen. Angka tersebut sudah memenuhi ambang batas UHC saat ini.
UHC sendiri merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.
